SERPONG UTARA, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) DPC Kota Tangerang Selatan menggelar halal bihalal bersama pengurus dan anggota, beserta seluruh elemen masyarakat di Elevee Marketing Gallery Alam Sutera, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Senin (30/5/2022).
Ketua DPC IWAPI Kota Tangsel, Nydia Harry menjelaskan, kegiatan ini merupakan program perdana dalam kepengurusannya di tahun ini.
Halal Bihalal ini, kata Nydia, dilaksanakan sebagai ajang silaturahmi bagi seluruh pengurus dan anggotanya, dan juga seluruh pihak mulai dari pemerintahan, swasta, hingga seluruh lembaga atau organisasi lain di Tangsel.
“Bulan depan Insya Allah kita akan dilantik. Jadi sebelum pelantikan kita berharap semoga dari pemkot dan seluruh pengurus di Kota Tangerang Selatan, beserta pengusahanya juga saling mengenal,” ujar Nydia
Nydia mengatakan, ajang silaturahmi ini juga menjadi momen sebagai awal perjalanan IWAPI dalam mencapai target dan visi misinya.
“IWAPI Kota Tangsel ini membawa tema untuk kerja kita ke depan, adalah UMKM Tangsel mendunia. Yang di mana kita butuh sekali dukungan dari berbagai lapisan. Kita akan membawa program ini dengan menggandeng seluruh organisasi di Tangsel agar dapat bersama membawa UMKM mendunia,” jelasnya.
Nydia memaparkan, sedikitnya IWAPI Tangsel kini telah memiliki anggota mencapai hampir 100 orang dengan berbagai sektor usaha.
“Mulai dari fashion, developer, food, dan masih banyak lainnya,” imbuhnya.
Untuk meraih tujuannya menjadikan UMKM Tangsel ke kancah dunia, Nyeia menyebut bahwa sangat diperlukan kolaborasi dari berbagai lapisan, hingga ke ranah internasional.
“Untuk saat ini kita bisa kolaborasi dengan pemerintah dan swasta untuk membawa UMKM Tangsel ini mendunia. Kami sudah membuka komunikasi dengan embassy Pakistan. Ini akan menjadi kerjasama dengan UMKM kami dan mereka, misalnya dengan impor,” katanya.
Cita-cita ini, kata Nydia, bukanlah hal yang mustahil. Ia yakin semuanya itu bisa tercapai. Terlebih, karena Tangsel menyimpan potensi UMKM yang unggul.
“Jadi ada berbagai macam bidang (UMKM). Semuanya pun menjadi unggulan. Semoga produk Indonesia, khususnya Tangsel bisa kita ekspor,” imbuhnya.
Senada dengannya, Wakil Ketua Umum (WKU) 1 Azizah A. H. Bil’id berharap agar kegiatan perdana ini dapat menjadi awal yang baik.
Selain untuk mencapai tujuannya menjadikan UMKM Tangsel ke kancah dunia, IWAPI Tangsel kini tengah fokus mengambangkan organisasinya di kota termuda se-Banten ini.
“Target awal kami itu rebranding IWAPI, Karena banyak orang yang anggap kalo kita kurang aktif jadi banyak yang tidak aware kalo IWAPI ada di Tangsel. Jadi kita ingin merekrut, untuk meregenerasi, target kita hingga 1.000 anggota. Sehingga tidak hanya yang senior saja, nanti ada pula yang muda dan masih dalam masa produktif,” tuturnya.
Ia menginginkan agar IWAPI ini dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk saling berkolaborasi.
“Sesuai dengan tagline kita, kolaboratif, inovatif dan inklusif. Jadi semua kalangan masyarakat. Bahkan juga ibu-ibu bisa masuk, dan dapat belajar atau sharing sesama member. Kita harapkan kolaborasi seperti itu, kota bisa mengeksplor bakat dan kemampuan kita. Jadi kita memberikan wadah untuk belajar,” tandasnya. (RMN)
















Komentar