SERPONG-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan uji emisi kepada 1.500 kendaraan yang akan berlangsung pada 26-28 Oktober. Uji emisi kali ini berlangsung di Taman Kota 1 BSD.
Kepala Seksi Pemantauan Kualitas Lingkungan DLH Kota Tangsel, Laily Khoirilla menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan di Taman Kota 1 saja, namun juga di wilayah Pamulang dan Alam Sutera. “Uji emisi adalah salah satu upaya pengujian untuk mengetahui kinerja mesin yang terdeteksi oleh monitor khusus,” ujar Laily.
Uji emisi dilakukan dalam rangka untuk mengetahui efisiensi pembakaran dalam mesin. Pengujian ini memiliki ketentuan khusus bagi beberapa jenis kendaraan untuk lulus sesuai dengan kriterianya.
Nantinya jika hasilnya sudah keluar, akan memberikan dampak baik terhadap lingkungan. Yang unsurnya berasal dari mesin kendaraan yang digunakan. Sehingga manfaatnya juga berasal dari mesin mobil itu sendiri.
Uji emisi ini meliputi beberapa poin. Yaitu, kondisi kendaraan yang layak jalan atau tidak. Kemudian kondisi injektor yang merupakan komponen penting kendaraan juga tidak luput diperiksa.
”Kadar sisa gas buang mesin, gas buang hingga kenalpot,” ujarnya.
Selain uji emisi, DLH juga melakukan traffic counting. Sayangnya menyesuaikan juknis, pelaksanaan traffic counting ini tidak bisa dilakukan bersamaan dengan uji emisi.
Kemudian DLH juga saat ini sedang berusaha untuk memastikan proses perhitungan kualitas udara yang mana berbeda dari tahun sebelumnya. Gunanya untuk memastikan pencemaran yang terjadi di udara, atau kualitas udara itu sendiri.(irm)














Komentar