oleh

Ada Ancaman Demo, Begini Komentar Ketua Pansel Capim Baznas Tangsel

CIPUTAT-Protes terhadap seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kian meluas. Bahkan ancaman aksi demo pun muncul. Ini dilakukan untuk menolak hasil seleksi.

Panitia Seleksi (Pansel) calon pimpinan Baznas Kota Tangsel merekomendasikan 10 nama yang lolos seleksi ke Baznas RI. Dari kesepuluh orang yang dinyatakan lolos itu, tak ada satu pun dari kalangan ulama. Padahal dari 23 peserta seleksi, beberapa di antaranya berasal dari kalangan ulama.

Forum Amil Zakat (FAZ) Kota Tangsel menyikapi kebijakan Tim Pansel tersebut. FAZ yang tersebar hingga di 54 kelurahan akan melakukan aksi turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasinya.

Ketua FAZ Kota Tangsel, Bukit Sutiarno menegaskan, pihaknya merasa prihatin terhadap hasil Pansel calon pimpinan (capim) Baznas Kota Tangsel masa kerja 2022-2026. Di mana tidak meloloskan unsur ulama di 10 besar. FAZ berpandangan unsur ulama harus menjadi prioritas dalam pimpinan Baznas.

“Mengapa menjadi prioritas? Karena Baznas mengurus ibadah zakat. Hal ini seperti yang tertuang dalam Perbaznas No 1 Tahun 2019 Pasal 2 ayat yang menyebutkan Pimpinan Baznas Provinsi dan Pimpinan Baznas Kabupaten/Kota sebagaimana dimaksud pada ayat berasal dari unsur masyarakat yang meliputi ulama, tenaga profesional, dan tokoh masyarakat Islam, ” tegasnya.

Bukit Sutiarno menambahkan, keprihatinan FAZ semakin bertambah dari temuan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) terkait proses seleksi Capim Baznas Kota Tangsel. FAZ berharap ada langkah tegas dari Walikota Tangsel terkait hal ini.

“Agar moto religius yang disandang Kota Tangsel terimplementasi dengan kebijakan dan keputusan para pemimpinnya. Semoga masyarakat Kota Tangsel dan khususnya warga muslim selalu dalam perlindungan Allah SWT. Apabila aspirasi ini tidak digubris, kami siap turun aksi melibatkan koordinator kelurahan Baznas di 54 kelurahan,” tegasnya.

Peserta seleksi pimpinan Baznas Kota Tangerang Selatan menjalani sesi wawancara oleh tim Pansel, Kamis (7/10).(tangselpos.id/Sudin Antoro).

Ke-10 nama berdasarkan berita acara hasil seleksi uji kompetensi Capim Baznas Kota Tangsel yang lolos yakni, Deni Nuryadin unsur profesional, Mohamad Subhan unsur tokoh masyarakat (tokmas) Islam, Taufik Setyaudin unsur Tokmas Islam, Ahmad Ghozali tokmas Islam, Nahadi Saputra tokmas Islam, Muhammad Salbini profesional, Dr Ahmad Rifai tokmas Islam, Irpandi tokmas Islam, Tarjuni tokmas Islam, dan Muhtar Sadili profesional.

Sementara, Ketua Tim Pansel Capim Baznas Kota Tangsel, Bambang Noertjahjo menegaskan rangkaian seleksi yang telah dilakukan ini tak perlu diulang. Dia juga memastikan dari 10 peserta yang direkomendasikan ke Baznas RI itu terdapat unsur ulama.

“Ulama ada! siapa bilang tidak ada. Silakan definisikan dan silakan dijawab sendiri. Sebab di sini tidak ada yang menentukan. Kita cuma membikin parameter itu saja. Ada profesional, ada birokrasi, ada juga yang dianggap memiliki pengetahuan tata kelola keuangan syariah dan juga zakat serta infaq. Jadi desakan itu tidak akan mempengaruhi,” tegas Sekda Kota Tangsel.(din)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya