oleh

Belum Ada Target Waktu Rampung Taman Sipon, Kabid Pertamanan: Tergantung Cuaca dan Supply Material

TANGERANG – Kepala Bidang Pertamanan dan Dekorasi pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dispudbar) Tangerang Kota, Indri Suryani menyatakan belum adanya target waktu perampungan taman Sipon, hal itu disebabkan tergantung cuaca serta supply material yang diterima.

“Kalau rampungnya kapan sebenarnya kita lihatnya itu dari ketersediaan dari tanahnya itu sendiri, pengennya si tanahnya itu cukup buat sampai bantaran kali yang pertigaan Gondrong cuma kembali lagi dari dukungan PUPR, kalau ketersediaan tanahnya buat urug itu banyak ya kita terus (rampungkan),” jelas Indri kepada Tangselpos.id, Sabtu, (14/5/2022).

Selain perihal supply material yang dibutuhkan untuk mempercepat perampungan taman Sipon, Indri juga menyampaikan faktor cuaca juga menjadi penyebab cepat atau lambatnya perampungan.

“Tidak ditargetkan beberapa hari karena kan ini swakelola, pekerjanya pun harian, kalau memang ada kendala hujan deras kan tanahnya tipe kalau kena air itu lengket otomatis dipending (perampungan), nanti setelah tanahnya memungkinkan untuk dibentuk kembali baru dilanjuti lagi,” lanjutnya.

Selain itu, cuaca yang cerah juga menjadi kesempatan menurut Indri untuk dapat mempercepat progress perampungan taman Sipon.

“Kalau misalkan cuaca cerah kuantitas yanb kita dapat dalam satu hari lebih banyak dibanding ketika hujan, kalau sehari kemarin bisa dapat panjang rata-rata 20 meter,” jelas Indri.

Sebagai informasi, sebelumnya dilakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di pinggiran kali Sipon oleh Satpol-PP pada malam takbiran hari raya Idul Fitri 1443 H beberapa waktu lalu.

Penertiban tersebut dimaksudkan untuk mengurangi para pedagang membuang sampah ke aliran kali Sipon. Sebab sampah tersebut nantinya bisa menjadi penyebab terjadinya banjir di kawasan tersebut. 

Meski demikian, tujuan dari adanya pembuatan taman Sipon tersebut selain untuk mengurangi bau sampah dan banyaknya sampah yang hanyut ke hilir aliran sungai Sipon, juga menjadi pagar pembatas di pinggiran kali Sipon.

“Kita bikin konsep tamannya berupa bukit-bukit pundakan jadi maksud tujuannya bisa berfungsi sebagai pagar pembatas juga,” tandasnya. (SH)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya