TANGERANG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus menggencarkan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat dari berbagai kalangan untuk menciptakan herd immunity. Tak terkecuali dari kalangan santri dan santriwati pondok pesantren di Kabupaten Tangerang.
Untuk menciptakan herd immunity di kalangan pesantren, vaksinasi Covid-19 dilaksanakan di Pesantren Raudhatul Jannah Kecamatan Kresek, Selasa (7/9/2021). Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar hadir dalam kegiatan yang mengusung tema Vaksinasi Serentak Pesantren dan Rumah Ibadah Sinergi Polri dan Staf Khusus Presiden RI tersebut.
Vaksinasi yang digelar di seluruh Indonesia secara serentak tersebut dipantau langsung oleh Presiden RI Joko Widodo melalui virtual. Bupati Tangerang hadir langsung bersama Wakapolda Banten, Kapolresta Tangerang dan Dandim 05/10 Tigaraksa.
Bupati Tangerang Zaki Iskandar mengungkapkan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Tangerang sudah mencapai 25 persen dari target yang ditetapkan. Menurut Zaki, Pemkab menargetkan 2 juta warga Kabupaten Tangerang tervaksin pada bulan November mendatang.
Bupati dua periode itu menyatakan dalam tiga pekan ke depan, Pemkab Tangerang menargetkan 380 ribu suntikan vaksin kepada masyarakat. Untuk itu, dia membutuhkan bantuan masyarakat hingga seluruh pihak terkait untuk dapat mencapai target tersebut.
“Insya Allah mudah-mudahan di November target vaksinasi Kabupaten Tangerang, dua juta masyarakat bisa tervaksin asal kita bisa bekerjasama dengan seluruh elemen masyarakat, baik TNI Polri mahasiswa dan unsur lainnya. Dan kuncinya adalah kiriman vaksin dari pemerintah pusat itu sendiri lancar dan sesuai dengan kebutuhan kita,” kata Zaki.
Zaki mengungkapkan vaksinasi Covid-19 dilakukan di berbagai lokasi. Vaksinasi tidak hanya dilakukan di pondok pesantren melainkan juga puskesmas, rumah sakit, kantor kecamatan hingga tempat—tempat lainnya. Pemkab Tangerang berupaya mendekatkan jarak vaksin dengan masyarakat.
“Insya Allah tiga minggu ke depan kita akan suntikan 380.000 vaksin kepada masyarakat Kabupaten Tangerang bukan saja vaksinasi di pondok pesantren tetapi juga di puskesmas, rumah sakit kemudian ada beberapa kecamatan dan sentral vaksin lainnya untuk mendekatkan vaksin ke masyarakat,”ungkapnya.
Wakapolda Banten Brigjen Pol Ery Nursatari mengungkapkan vaksinasi di Pesantren Raudhatul Jannah menargetkan 1.500 sasaran. Namun jumlah santri di ponpes tersebut sebanyak 3.000 orang.
“Sisanya nanti akan kita tuntaskan. Untuk saat ini capaian vaksinasi di wilayah Banten khususnya di wilayah Tangerang yang masuk ke wilayah hukum Polda Banten sudah sekitar 48 persen dari vaksin yang diterima. Untuk stok vaksin di Banten sendiri, kami selalu mendapatkan kiriman dari pemerintah pusat dan menyesuaikan dengan kondisi vaksin apabila kondisi vaksin dikirim dari pusat banyak, kita melakukan vaksinasi secara masif di berbagai tempat, tetapi apabila stok vaksin menipis kami juga menyesuaikan,” ujar Wakapolda di Pesantren Raudhatul Jannah.
Sementara itu Caca, salah satu santriwati kelas 3 SMA yang telah divaksin mengaku senang karena bisa kembali melakukan pembelajaran tatap muka dan bertemu dengan teman-teman.
“Alhamdulillah sudah divaksin. Sebelumnya saya takut divaksin, tetapi dukungan para pengasuh pondok, para pengajar dan temen-temen, saya memberanikan diri dan Alhamdulillah tidak terjadi apa-apa setelah saya disuntik,” katanya. (*/dm)












Komentar