oleh

Wali Kota Bern Temui Kang Emil Sampaikan Simpati Mendalam Atas Hilangnya Eril Di Sungai Aare

SWISS – Wali Kota Bern Alec van Graffenried menemui Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Senin (30/5).
Dia menyampaikan simpati mendalam atas hilangnya Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril (22), putra sulung Ridwan yang terseret arus Sungai Aare di Swiss.

“Mayor Graffenried menyampaikan dukungan optimal dalam upaya pencarian Saudara Eril,” demikian keterangan tertulis KBRI Bern, Selasa (31/5).
 
Pada kesempatan yang sama, Kang Emil beserta istri, Atalia Praratya juga bertemu dengan Heinrich, warga Bern yang pada saat kejadian turut membantu adik perempuan Eril: Camillia Laetitia Azzahra dan temannya naik ke daratan. Sesaat sebelum Eril hanyut terbawa arus sungai, Kamis (26/5).

Kepolisian Swiss terus mencari keberadaan Eril secara intensif, dengan berbagai metode. Mulai dari jalan kaki, perahu, pesawat nirawak (drone), dan selam.

Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada hasil yang dilaporkan dari pencarian tersebut.

Terkait hal ini, Duta Besar (Dubes) RI untuk Swiss dan Liechtenstein Muliaman Hadad menegaskan, tidak ada batasan waktu dalam upaya pencarian Eril.

“Tidak ada batas waktu maksimal pencarian. Polisi sungai tidak mengatakan, berapa lama pencarian ini akan dihentikan. Karena sudah menjadi tugas mereka. Setiap hari akan terus dicari,” kata Dubes Muliaman dalam konferensi pers virtual dari KBRI Bern, pada Sabtu (28/8).

Berdasarkan informasi dari Polisi Sungai Swiss, ada kritikal waktu penting dalam pencarian korban hanyut.

“Tiga hari pertama sering ditemukan. Tapi 99,9 persen kejadian, korban ditemukan setelah tiga pekan. Itu menurut pengalaman mereka, selama puluhan tahun,” terang Dubes Muliaman. (AY)

Artikel telah tayang di rm.id

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya