SERPONG– Yayasan Muslim Sinar Mas Land bekerjasama dengan Yayasan Mama Papa menggelar training of trainers (ToT) secara virtual kepada 50 ustadz/ustadzah dan guru mengaji dari masjid di sekitar kawasan Kota Wisata Cibubur, Legenda Wisata Cibubur, dan Grand Wisata Bekasi.
Dalam ToT tersebut, para peserta mempelajari Metode Mama Papa sebagai cara membaca Al-Qur’an dengan cepat. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari program Berantas Buta Al-Qur’an (BBQ) Virtual 2021 yang menargetkan 150 ustadz/ustadzah dan guru mengaji serta 300 anak usia 7-12 tahun dari 50 masjid sekitar kawasan tersebut.
Dewan Pembina Yayasan Muslim Sinar Mas Land yang merangkap sebagai Ketua Harian Yayasan Muslim Sinar Mas, Dhony Rahajoe menjelaskan, bahwa metode Mama Papa dapat membantu seseorang membaca Al-Qur’an dengan mudah. Waktu yang dibutuhkan juga tak lama, asalkan didukung komitmen kuat.
“Pelatihan ini dipimpin langsung oleh Ustadz Muhammad Taslim yang juga sebagai pencipta metode Mama Papa. Kami berharap melalui Program BBQ dapat membantu mengurangi jumlah buta aksara Al-Qur’an umat Islam di Indonesia,” ungkapnya.
Dhony menjelaskan program BBQ Virtual 2021 memberikan pelatihan atau training of trainer (ToT) kepada ustadz/ustadzah dan guru mengaji sebanyak tiga kali sejak dari Mei-Juli. Dalam tiap pertemuan, para ustadz dan guru mengaji mendapatkan pelatihan intensif selama 3 jam menggunakan metode pengajaran Mama Papa.
Selama pelatihan, para peserta juga dibekali buku panduan dan alat peraga dalam bentuk salinan digital agar mudah memahami metode ini. Selanjutnya, ustadz atau guru mengaji diwajibkan menerapkan metode tersebut dalam mengajarkan membaca Al-Qur’an kepada jamaah dan murid mereka.
Metode Mama Papa yaitu cara cepat membaca Al-Qur’an yang menggunakan pendekatan cerita. Cara bacanya pun hampir mirip dengan membaca Arab Melayu. Menariknya, huruf-huruf hijaiyah yang berjumlah 29 dikenalkan dengan bahasa sehari-hari sehingga mudah dimengerti bagi mereka yang belajar membaca Al-Qur’an.(irm)
















Komentar