JAKARTA – Kenaikan harga pangan global sejak akhir tahun lalu berimbas pada harga pangan domestik. Akibatnya, orang-orang di lapisan paling bawah mulai kesulitan membeli bahan pangan.
Meski kenaikannya rata-rata masih di bawah 10 persen, tapi karena ekonomi rakyat kecil sempat kolaps diterjang pandemi Covid, banyak di antara mereka yang akhirnya tak mampu lagi membeli bahan pangan.
Oleh karena itu, ke depan ini kita berharap Kementerian Perdagangan bersama-sama pemerintah daerah dan BUMN menyiapkan lagi pasar-pasar murah. Orang-orang berpenghasilan minim yang tinggal di perkampungan padat penduduk sangat mengharapkan adanya sembako murah. Terutama beras murah, minyak goreng murah, gula pasir murah dan susu murah untuk anak balita.
Kita juga berharap, para konglomerat dan pemilik modal yang selama ini sudah menikmati keuntungan dari bisnisnya di negeri ini, ikut serta mengadakan pasar murah.Meskipun demikian, mereka yang tergolong sangat miskin, sebagian sudah tak mampu lagi membeli sembako walaupun dengan harga murah. Supaya mereka ini tetap bisa makan, pemerintah mesti menyiapkan bansos tunai.
Artinya, untuk mereka yang hampir miskin atau baru turun kelas jadi miskin, kita berharap disiapkan pasar murah seminggu sekali. Sedangkan untuk orang-orang yang sangat miskin, disiapkan bansos tunai sebulan sekali.
Dengan menerima uang tunai, mereka yang tergolong sangat miskin, bisa membeli beras dan lauk pauk untuk makan sehari-hari.
Untuk itu, supaya mereka yang ada di lapisan paling bawah tetap bisa membeli bahan pangan, kita berharap pasar murah diadakan secara gotong royong hingga akhir tahun 2022. Sedangkan untuk bansos tunai, kita berharap bisa diberikan hingga pertengahan tahun 2023.
Pandemi Covid memang sudah melandai. Tapi karena ekonomi rakyat kecil butuh waktu untuk bisa pulih kembali, maka bantuan langsung, baik berupa uang tunai maupun sembako murah akan selalu dinantikan oleh mereka yang ada di lapisan paling bawah.
Ayo selamatkan orang miskin, ayo selamatkan rakyat kecil. Sebab, kalau mereka yang ada di level bawah selamat, negeri ini juga akan selamat. (KI/ rm.id)
















Komentar