SETU-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menyiapkan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sari Mulya di Kecamatan Setu untuk pemakaman jenazah Covid-19. Opsi ini jika terjadi kenaikan signifikan kasus kematian akibat Corona.
Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, pihaknya akan menggunakan TPU Sari Mulya sebagai opsi jika TPU Jombang, Kecamatan Ciputat yang dikhususkan untuk memakamkan jenazah Covid-19 sudah penuh kapasitasnya.
“Bila terjadi ledakan dan penuh pada titik tertentu, kita gak tahu berapa minggu lagi dan berapa bulan lagi. Saya akan aktifkan TPU Sari Mulya, walaupun itu belum sempurna. Saya akan siapkan itu,” katanya.
Pemkot akan mempercepat penggunaan TPU Sari Mulya tersebut. “Kalau pun enggak bulan ini atau bulan depan dipakai, tapi saya minta TPU Sari Mulya dipercepat tindakan itu disiapkan,” ucapnya.
Benyamin menambahkan, sekarang ini TPU Jombang juga masih digunakan. “Saat ini di TPU Jombang kapasitasnya 700 hingga 800 lubang,” paparnya.
Tingginya angka lonjakan kasus Covid-19 di Kota Tangsel, berdampak pula terhadap penuhnya jumlah jenazah yang dimakamkan di TPU Jombang, Kecamatan Ciputat.
Hingga 25 Juni 2021 ini, tercatat sudah ada 160 jenazah Covid-19 yang dimakamkan. “Rata-rata per hari 12 Jenazah yang dimakamkan, total 160 jenazah yang dimakamkan di bulan ini. Ada lonjakan dari bulan Mei,” kata Tabroni, kepala TPU Jombang.
Tabroni menerangkan, jumlah itu melebihi jumlah tertinggi dari Januari 2021 sebanyak 148 jenazah pasca natal dan tahun baru. “Dari awal memakamkan jenazah Covid, ini yang paling tinggi. Rekor awal itu Januari 148 jenazah dan saat ini sudah dilampaui sampai di bulan Juni ini sudah 160 jenazah,” terangnya.
Dalam sehari, dari rata-rata hanya 6-8 jenazah yang dimakamkan, kini rata-rata bahkan mencapai 12 jenazah dalam sehari.(dra)














Komentar