oleh

Sebagian Pelajar Tak Dapat Bantuan, Pemkot Turun Tangan Soal Tangerang Cerdas

TANGERANG – Sebagian pelajar SD dan SMP di Kota Tangerang tidak mendapatkan bantuan dari Tangerang Cerdas sebab adanya keterbatasan kuota yang bisa disediakan oleh Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah pihaknya turun tangan menyoal Tangerang Cerdas.

Kata Arief, pihaknya telah berdiskusi terkait hal tersebut kepada pihak-pihak terkait serta saat ini menunggu hasil verifikasi.

“Sudah kita bahas, sekarang sedang diverifikasi yang butuh bener-bener berapa datanya,” tutur Arief saat diwawancarai, Kamis, (28/4/2022).

Menurut laporan sebelumnya, Dinas Pendidikan (Disdik) Tangerang Kota hanya mampu memberikan fasilitas bantuan kepada 11.758 siswa kurang mampu. Padahal sebelumnya, Dinas Sosial (Dinsos) memberikan data dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) seharusnya berjumlah 20.000 pelajar yang dinyatakan kurang mampu.

Dengan begitu, pihak Arief akan kembali memverifikasikan kembali. Sebab saat ini penduduk Tangerang Kota sebanyak 1,8 juta jiwa. Serta apabila merujuk data maka kurang lebih ada sekitar 40 persen warga kurang mampu di Tangerang Kota.

“Karena data DTKS sendiri yang jumlahnya 800 ribu sekian itu akan kita verifikasi kembali. Karena jumlah penduduk kita Tangerang 1,8 juta, apa iya 40 persennya masyarakat miskin?” sambungnya.

Tangerang Cerdas salah satu program yang digunakan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat di Kota Tangerang. Oleh sebab itu, Wali Kota Tangerang itu turut menyampaikan bahwa masyarakat yang membutuhkan menurut data DTKS juga bisa dibantu dengan menggunakan dana zakat.

“Makanya ini akan kita verifikasi karena program ini untuk meningkatkan taraf derajat hidup masyarakat, pertama mereka yang membutuhkan atau mereka yang ada dalam DTKS kan bisa juga difasilitasi dengan dana zakat,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Mulyani menyampaikan bahwa sebelumnya, pihaknya telah berkoordinasi dengan Camat dan pihak yang terkait untuk verifikasi data DTKS sejak 19 April lalu.

“Dengan melibatkan TKSK, pendamping PKH, Operator Data SIK-NG, PSM. Karena DTKS itu merupakan hasil aplikasi SIK-NG milik Kemensos,” ujar Mulyani.

Meski demikian, hingga saat ini seluruh pihak masih terus melakukan verifikasi data sejumlah siswa yang benar-benar berhak mendapatkan bantuan fasilitas Tangerang Cerdas. (SH)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya