CIPUTAT-Stok dosis vaksin Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) sudah tersedia kembali. Bagi masyarakat yang ingin divaksin tinggal datang ke Puskesmas atau Rumah Sakit Umum (RSU) serta sentra vaksin.
Untuk dosis dua baru sekitar 25 persen. Adapun untuk dosis tiga bagi tenaga kesehatan telah disuntikan sebanyak 3.400-an lebih kepada tenaga kesehatan. (nakes).
“Karena sekarang stok vaksin sudah ada lagi, mulai dari sinovac, moderna, dan astrazeneca. Sudah digunakan untuk umum termasuk ibu hamil. Silakan dilayani di RSU dan Puskesmas yang mana sudah direkomendasikan oleh Kemenkes RI. Sedangkan Pfizer memang belum dapat. Bisa jadi bertahap,” ucap Benyamin Davnie, walikota Tangsel.
Pemkot saat ini menyiapkan sinovac untuk dosis yang kedua. Sedangkan bagi dosis pertamamenggunakan astrazeneca. Adapun moderna prioritasnya bagi tenaga medis.
“Kita siapkan untuk vaksin ke-2 dari sinovac berusia 12 tahun ke atas. Sedangkan untuk vaksin pertama dari astrazeneca mulai dari usia 18 tahun ke atas. Stok vaksin datang secara bertahap. Datang dihabiskan, datang dihabiskan,” tandas Benyamin.
Benyamin Davnie menyampaikan, Pemkot menargetkan hingga akhir Agustus 2021 capaian dosis vaksin pertama kepada masyarakat mencapai setengahnya dari 1 juta jiwa lebih di Tangsel. Hal ini untuk mempercepat pembentukan kekebalan komunal. Kendati saat ini level 4 turun ke 3 program vaksin harus terus digenjot.
“Dosis satu sebanyak 452 ribu atau setara dengan 45 persen per 21 Agustus. Mudah-mudahan ditambah beberapa hari ke depan sampai 50 persen lebih hingga 30 Agustus nanti,” ujar Benyamin.
Saat ini total vaksinasi yang telah disuntikan kepada masyarakat dari target 1.073.000 telah mencapai 45 persen atau setara dengan 452 ribu orang. Termasuk dosis dua kini telah mencapai 25 persen.(din)














Komentar