oleh

Dikomandoi Puteri Bupati, KONI Pandeglang Berjuang Lepas Dari Juru Kunci

PANDEGLANG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pandeglang yang dinakhodai Riska Amalia Natakusumah, puteri Bupati Pandeglang, Irna Narulita, memiliki visi yang besar untuk membawa olahraga Pandeglang semakin berprestasi.

Kehadiran Riska menjadi semangat tersendiri bagi seluruh komponen olahraga di Pandeglang yang menyatakan siap keluar dari status juru kunci dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten ke-VI di Kota Tangerang 2022.

Salah satu kiat yang tengah dilaksanakan KONI Pandeglang adalah melaksanakan program pembinaan yang terukur dalam peningkatan prestasi.

Selain itu, KONI Pandeglang juga tengah merancang untuk membentuk tim khusus yang dinamakan Satgas Porprov. Tujuan pembentukan Satgas ini adalah bagian dari salah satu tugas khusus untuk menunjang dan memfasilitasi dalam proses peningkatan prestasi.

KONI Pandeglang di bawah kepemimpinan Riska Amalia Natakusumah sejak awal memang tampak dinamis. Para pengurus pun fokus menjadikan prestasi olahraga Pandeglang lebih berkibar.

Ketua Harian KONI Pandeglang, Fery Hasanudin mengatakan, saat ini KONI Pandeglang punya 43 cabang olahraga (cabor) binaan.

“Semua cabor aktif melakukan pembinaan dan terkontrol oleh KONI Pandeglang,” kata mantan Sekda Pandeglang ini usai rapat internal di KONI Pandeglang, Rabu (24/11/2021).

Namun demikian kata Fery, semua peluang prestasi dalam Porprov tidak terlepas dari anggaran karena hal ini menjadi daya tunjang dalam proses pembinaan.

“Kami berharap Pemkab Pandeglang memberikan dukungan baik moril maupun materil sesuai dengan kebutuhan riil dalam proses pembentukan dan penyiapan atlet yang berprestasi,” beber Fery.

Terpisah, Ketua Pembinaan Prestasi KONI Pandeglang, M Sirojudin Aulawi membenarkan bahwa SDM olahraga Pandeglang sangat mumpuni.
Namun keberadaan SDM yang baik ini belum terfasilitasi dengan maksimal akibat dari keterbatasan anggaran.

“Tapi di Porprov VI saya optimis Pandeglang minimal bisa menghindari juru kunci dalam raihan medali. Potensi ini idealnya mendapat dukungan moril dan materi dari pemda dan semua stakeholder,” kata Sirojudin.(rie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya