SETU– Sekretariat Bersama Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Banten diresmikan para petinggi persatuan umat Hindu dan Direktur Jenderal (Dirjen) Hindu Kementerian Agama (Kemenag) RI di Perumahan Serpong Jaya, Kecamatan Setu, Selasa (21/9).
Ketua Umum PHDI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya dalam sambutannya mengatakan, bahwa sebagai umat Hindu haruslah memegang teguh kejujuran, kebenaran, dan keadilan dalam segala hal dan dalam arti luas. Itu semua dalam mewujudkan kesatuan dan persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Semuanya wajib menjaganya agar bangsa ini tetap aman dan damai.
“Maka dari itu kita harus selalu rukun sesama umat Hindu. Serta antara umat Hindu umat lainnya, hanya dengan cara itu kita bisa merawat NKRI. Tanpa menyadari itu semua rasanya akan sulit kita bersatu mewujudkan negara ini tetap utuh,” ujarnya.
Dirjen Hindu Kemenag RI, DR. Tri Handoko Seto mengatakan, Kantor PHDI Provinsi Banten atau disebut Sekretariat Bersama ini, harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. Dalam hal untuk berbagai kepentingan umat. Termasuk bisa dipakai untuk kegiatan konseling pra nikah, pembinaan generasi muda, kegiatan ekonomi kreatif, dan sebagainya.
Dalam kesempatan itu juga Dirjen mengatakan, bahwa Presiden Joko Widodo mencanangkan tahun 2022 sebagai tahun kerukunan. Inilah yang perlu harus dirawat bersama-sama untuk sepenuhnya bangsa dan negara Indonesia.
Ketua PHDI Provinsi Banten, Ida Bagus Alit Wiratmaja mengatakan, pada 1972 umat Hindu di Banten ada sekitar 17 Kepala Keluarga, dan saat ini kurang lebih sudah ada 15 ribu jiwa.
“Proses awal keberadaan Kantor PHDI Banten berupa lahan, berkat bantuan Gubernur Banten kala itu Hj. Ratu Atut Chosiyah dan dana pembangunannya dari Ditjen Bimas Hindu Kemenag RI tahun 2015,” jelasnya.
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Tangsel, Fachruddin Zuhri mengatakan, bahwa hubungan umat Hindu dengan FKUB dan Pemerintah Kota Tangsel selama ini berlangsung sangat baik. Tercipta saling menghormati satu dengan yang lain agar terwujud keharmonisan antar semua. Itulah yang sangat diharapkan. Semua berperan menumbuhkan kedamaian.
“Sepanjang yang saya ketahui umat Hindu memiliki dua pura. Pura Mertasari di Rempoa Ciputat Timur dan Pura Parahiyangan Jagad Guru di Nusaloka BSD. Kedua pura tersebut selalu mendapat perhatian Walikota dan Wakil Walikota dalam kegiatan tertentu,” imbuhnya.(din)














Komentar