SERPONG-Demi tercapainya target 900 ribu orang sudah divaksin hingga Agustus, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel memberikan kesempatan siapa saja yang berdomisili di kota hasil pemekaran dari Kabupaten Tangerang ini bisa mengikuti vaksinasi. Tak hanya dikhususkan untuk warga yang ber-KTP Kota Tangsel saja.
Hal itu diungkapkan Walikota Tangsel, Benyamin Davnie saat meninjau vaksinasi massal di Pura Parahyangan Jagad Guru, Kelurahan Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Rabu (21/7). “Sekarang siapapun bisa akses. Demi mencapai target vaksinasi di Kota Tangsel,” terangnya.
Benyamin menyampaikan, bahwa target Pemkot 900 ribu orang bisa divaksin hingga Agustus sesuai yang dicanangkan pemerintah pusat untuk Kota Tangsel. Langkah ini dalam upaya percepatan vaksinasi di wilayah Kota Tangsel.
Oleh sebab itu masing-masing Puskesmas memberikan vaksinasi kepada masyarakat. Diharapkan berbagai pihak dapat bekerjasama dalam percepatan vaksinasi ini.
“Saya optimis target itu akan tercapai, jika para pemuka agama melalui berbagai rumah ibadah, dapat ambil bagian membantu kami,” ujarnya.
Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Tangsel, Ida Ketut Ananta menyampaikan, peserta vaksin disamping Umat Hindu, juga diperuntukkan masyarakat sekitar tanpa sekat, artinya siapapun boleh ikut sepanjang telah mendaftarkan diri sebelumnya. Itu semua semata-mata memberikan pelayanan agar masyarat sehat terhindar dari paparan Covid-19.
Ida Ketut Ananta menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan gotong-royong berbagai pihak baik Puskesmas serta Dinas Kesehatan, tak kalah pentingnya pelaksanaan vaksinasi massal ini dihadiri orang nomor satu di Kota Tangsel. Sebanyak 350 orang ikut vaksinasi di pura ini dengan prokes ketat.
“Dan sangat menggembirakan kami, Pak walikota berkenan hadir menyaksikan langsung,” tambah pria yang juga pengurus harian Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) KotavTangsel ini.
Sementara, Ketua FKUB Kota Tangsel, Facruddin Zuhri mengatakan, keikutsertaan Pura Parahyangan Jagad Guru dalam membantu mensukseskan program pemerintah tentang vaksin ini, tentu membanggakan sekali bagi FKUB. Artinya imbauan getuk tular yang terus dihembuskan cukup didengar.
“Kami meyakini sekali bahwa banyak rumah ibadah (Masjid, Gereja, Vihara, dan Klenteng) yang ingin berpartisipasi, tetapi kami sangat memaklumi bahwa kesempatan dan kemampuan tak sama satu sama lainnya,” tambahnya. (din)














Komentar