SERPONG-Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar Santunan Anak Yatim kepada 80 anak. Bertempat di Masjid Khodimul Ummah, Kantor Kemenag Kota Tangsel, Serpong, Kamis (19/08).
Kepala Kantor Kemenag Kota Tangsel, Abdul Rojak mengatakan, kegiatan santunan yatim merupakan salah satu bentuk kepedulian Kantor Kemenag Tangsel kepada masyarakat sekitar. Oleh karena itu anak-anak yang diundang, tinggal di sekitar kantor. Santunan ini dalam rangka memperingati 10 Muharram yang mana dianjurkan menyantuni yatim dalam bulan yang mulia ini.
“Ini salah satu upaya kami untuk peduli kepada masyarakat khususnya bagi anak yatim yang tinggal di sekitar kantor Kemenag Tangsel. Alhamdulillah, walau di masa pandemi Covid-19, di bulan Muharram tahun ini keluarga besar Kemenag Tangsel bersama bank BJB bisa berbagi kebahagiaan,” tuturnya.
Lanjutnya, bahwa kegiatan santunan anak yatim seperti ini sudah diadakan di masa ulama khalaf sekitar 1.000 tahun yang lalu dan menjadi tradisi hingga sekarang. Ada dua kategori ibadah dalam Islam. Pertama, ibadah qashirah (ibadah individual) yang pahala dan manfaatnya hanya dirasakan oleh pelaku ibadah saja. Kedua, ibadah muta’addiyah (ibadah sosial) di mana pahala dan manfaat ibadahnya tidak hanya dirasakah oleh yang bersangkutan tetapi juga oleh orang lain.
“Contoh ibadah individual adalah haji, umrah, puasa, shalat, dan sebagainya. Sementara contoh ibadah sosial adalah menyantuni anak yatim, membantu fakir-miskin, menolong para korban bencana, merawat alam dan lingkungan, berbuat baik dan kasih sayang kepada sesama, dan lainnya. Semua itu merupakan bentuk-bentuk ibadah sosial yang memberi manfaat atau kemaslahatan kepada masyarakat banyak,” sambungnya.
Dalam Islam, lanjutnya, al-muta’addiyah afdhalu min al-qashirah (ibadah sosial lebih utama daripada ibadah individual). “Jadi, jangan hanya demam ibadah individual, tapi lupa ibadah sosial,” tegasnya.
Dana untuk kegiatan ini digalang dengan mengajak keluarga besar Kemenag Tangsel berpartisipasi menyisihkan sebagian rezekinya.(din)
















Komentar