TANGERANG– Proses Rekruitment kerja dari pihak Lion Air menuai berbagai kontroversi dari berbagai pihak. Salah satunya terkait kemacetan lalu lintas di Neglasari, tepatnya di dekat kantor Lion Operation Center, Neglasari, Sabtu (16/4/2022) lalu.
Terkait timbulnya kemacetan lalu lintas di sepanjang jalan saat itu. Kapolsek Neglasari, Kompol Putra Pratama memberikan tanggapan yang berfokus perihal kemacetan lalu lintas yang ditimbulkan akibat kegiatan tersebut.
“Yang kami soroti dari kejadian hari Sabtu lalu adalah akses kemacetan lalu lintas yang disebabkan oleh kegiatan recruitment pegawai yang dilakukan oleh Lion Air,” ujar Pratama dalam pesan singkatnya kepada Tangselpos.id, Rabu, (20/4/2022).
Lanjut Pratama, kemacetan ditimbulkan akibat tingginya orang yang melakukan pendaftaran pada kegiatan tersebut. Hal itu mengakibatkan macet dari kedua arah di sekitar area kegiatan. Diduga peristiwa tersebut terjadi lantaran tidak adanya persiapan selama proses rekruitmen. Selain itu, pihak Lion Air tidak berkoordinasi langsung dan tidak adanya pemberitahuan terkait rencana pengumpulan massa.
“Salah satu penyebabnya karena tidak adanya persiapan pelaksanaan recruitment, tidak ada koordinasi yang baik dan tidak ada pemberitahuan rencana pengumpulan massa kepada pihak Polsek maupun Kecamatan,” jelas Putra.
Lantaran kondisi yang sudah tidak kondusif sebab banyaknya kerumunan massa. Saat itu, Polsek Neglasari memberhentikan kegiatan, agar dilanjutkan pada lain hari dengan syarat persiapan yang lebih baik.
“Saat kejadian, kami memerintahkan untuk proses recruitment dihentikan total untuk diganti ke hari lain dengan persiapan yang lebih baik lagi atau dilaksanakan secara online,” sambungnya.
Namun, Putra menyampaikan dengan diberhentikannya proses recruitment pada saat itu tidak bermaksud untuk melarang warga untuk mendaftar lowongan pekerjaan. Akan tetapi agar pihak Lion Air tersebut dapat lebih matang untuk melakukan persiapan apabila nanti membuka kegiatan yang sama di lain hari.
“Kami tidak melarang kegiatan recruitment ini, kami hanya meminta prosesnya dilaksanakan dengan persiapan lebih baik agar tidak mengganggu masyarakat lain sebagai pengguna jalan,” tutur Putra.
Selain mengakibatkan kerumunan massa juga dikhawatirkan peristiwa tersebut beresiko penularan covid-19 yang massif.
Diketahui sebelumnya, membludaknya para pelamar kerja di kantor Lion Air, Neglasari mencapai sekitar 1.500 orang.
Meski demikian, pihak Lion Air, Kecamatan Neglasari, Danramil maupun Polsek Neglasari telah melakukan audiensi terkait kejadian tersebut. (SH)
















Komentar