oleh

Begini Alasan Dinsos Tangsel Tandai Rumah Penerima Bansos

SERPONG-Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan stikerisasi di rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) atau penerima bantuan sosial (bansos). Labelisasi ini dilakukan di rumah warga pra sejatera yang tersebar di 7 Kecamatan.

Pada Kamis (18/11), petugas Dinsos melakukan pelebelan di wilayah Kelurahan Lengkong Wetan, Kecamatan Serpong. Pelebelan dilakukan dengan menandai rumah warga pra sejahtera dengan cat semprot.

Kepala Dinsos Kota Tangsel, Wahyunoto Lukman menjelaskan, program itu dibuat agar memastikan keberadaan dan kelayakan mereka sebagai penerima bantuan sosial. Bagi KPM yang tidak bersedia diberi tanda, maka diminta menandatangani pernyataan keluar atau mengundurkan diri sebagai KPM bansos.

“Sebab bisa saja mereka memang sudah tidak layak menerima bantuan karena keadaannya sudah lebih baik meningkat menjadi keluarga mampu,” ujar Wahyunoto.

Lanjutnya, memang ada pesan moral yang disampaikan dalam labelisasi ini. Adapun pesan moral yang diberikan yaitu, memaksa keluarga yang sudah tidak layak untuk introspeksi dan merasa malu kepada keluarga yang lebih layak diberikan bantuan.

Wahyunoto Lukman menjelaskan, untuk labelisasi dilakukan kepada 100 KK di tujuh kecamatan, terbagi sesuai domisili kelurahan. Semua kelurahan ada KPM seperti bantuan sosial.

Dia berharap bagi penerima KPM yang sudah tidak layak sebagai KPM bansos mengundurkan diri dan dialihkan kepada yang lebih layak menerima. “Agar bantuan ini bisa tepat sasaran,” tutup Wahyunoto.(irm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya