oleh

Ratusan Nakes Isolasi Mandiri, Pemkot Buka Program Tangsel Memanggil

CIPUTAT-Jumlah tenaga kesehatan (nakes) di lingkup Pemkot Tangsel sangat minim. Tercarat ada sekitar 548 nakes yang tersebar di Puskesmas dan Rumah Sakit Umum (RSU). Namun dari jumlah itu, sebanyak 180 petugas sedang menjalani isolasi mandiri akibat terpapar Covid-19.

“Saat ini mereka sedang menjalankan isolasi mandiri, dengan keadaan seperti ini Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengalami kekurangan tenaga kesehatan,” ungkap Benyamin Davnie, walikota Tangsel.

Benyamin menambahkan, kondisi tersebut membuat Pemkot akan melakukan program Tangsel Memanggil. Program ini merekrut banyak tenaga kesehatan, untuk bisa membantu pemerintah memberikan pelayanan Covid-19. Nantinya personel Tangsel memanggil ini bertugas memantau secara jarak jauh terhadap masyarakat yang terpapar.

Kemudian, untuk statusnya akan memiliki perbedaan dengan tenaga kesehatan yang berada di bawah Pemerintah Kota Tangerang Selatan. ”Karena itu program ini ditunjukkan kepada tenaga kesehatan seperti dokter umum, spesialis, dan perawat,” ujar Benyamin.

Program ini juga diperuntukkan kepada mahasiswa yang saat ini masih mengenyam pendidikan kedokteran. Untuk mendampingi dokter dalam memberikan pelayanan kepada pasien.

Sementara penempatannya bisa diletakkan di rumah sakit atau Puskesmas. Yang jelas akan diperbantukan dalam proses penanganan Covid-19. Dengan harapan, tenaga kesehatan di Kota Tangsel memiliki personel yang maksimal.(irm)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya