SERANG-“Airlangga Presiden, Andika Gubernur”. Yel-yel itu menggema di Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2021 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Banten.
Rakerda digelar di salah satu hotel di Kota Serang, Minggu (18/4) untuk menghadapi Pemilu serentak 2024 mendatang. Kegiatan tersebut menargetkan kemenangan Pemilihan Presiden (Pilpres), Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Ketua DPD Partai Golkar Banten, Ratu Tatu Chasanah mengatakan, rakerda digelar salah satunya untuk mensosialisasikan hasil Rapimnas DPP Partai Golkar yang digelar pada awal Maret 2021. “Kami harus sukses konsolidasi untuk menang pilkada, pileg, dan pilpres pada pemilu serentak 2024,” tegas Tatu.
Dalam Rakerda itu, menggema suara seluruh fungsionaris Partai Golkar di Banten untuk mensukseskan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menjadi calon presiden dan Andika Hazrumy menjadi calon gubernur Banten pada Pemilu serentak 2024. Berulang kali yel-yel ‘Airlangga Presiden, Andika Gubernur’ disuarakan seluruh fungsionaris yang hadir.
Menurut Tatu, untuk sukses pemilu serentak tahun 2024, Partai Golkar harus memperkuat konsolidasi dengan merapikan struktur Partai Golkar hingga ke tingkat bawah. Kemudian, pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Banten dan kabupaten/kota, anggota Fraksi Golkar DPR RI dan DPRD, wajib menyosialisasikan Airlangga Hartarto kepada masyarakat.
“Pak Airlangga sudah diminta oleh 34 DPD provinsi untuk maju pada pilpres. Kunci kemenangan tahap awal kita adalah konsolidasi dan sosialisasi. Untuk pilkada Banten dan kabupaten/kota, wajib kader Golkar maju,” tegasnya.
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung menyampaikan, Rakerda merupakan tindaklanjut dari Rapimnas yang telah membahas banyak hal. “Intinya adalah, apa yang harus kita lakukan dalam proses pemenangan. Energi kita harus fokus pada pemilu serentak tahun 2024,” tuturnya.
Dirinya menegaskan, seluruh pengurus provinsi dan kabupaten atau kota, serta anggota DPR RI dan DPRD harus menguatkan sosialisasi dan opini dalam rangka penguatan kerja-kerja Partai Golkar. “Fungsi media massa dan media sosial harus dimaksimalkan untuk pemenangan Partai Golkar,” pungkasnya.(cmb)
















Komentar