PANDEGLANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang menyalurkan bantuan uang kepada warga untuk memperbaiki rumah yang tidak layak huni.
Tahun ini, Pemkab Pandeglang mengalokasikan perbaikan dan pembangunan rumah warga sekitar 1.125, baik melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Dinas Sosial (Dinsos) sebanyak 887 unit maupun melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) sebanyak 887 unit.
“Ini ada bantuan dari pemerintah untuk memperbaiki rumahnya agar jadi rumah yang layak,” ujar Bupati Pandeglang, Irna Narulita, saat memberikan bantuan berupa uang kepada warga di Kampung Babakan Bungur, Desa Tarumanegara, Kecamatan Cigeulis, Senin (18/10/2021).
Dirinya berpesan, agar uang yang diterima digunakan untuk biaya perbaikan rumah, bukan dibelanjakan untuk kebutuhan lain. “Nanti ibu akan ke sini lagi setelah diperbaiki, bantuan ini stimulan untuk warga miskin,” imbuhnya.
Bupati Irna meminta, masyarakat yang belum mendapatkan program RTLH ataupun BSPS untuk bersabar. Karena anggaran pemerintah daerah yang terbatas harus dibagi untuk belanja sektor lainnya.
“Yang sudah kami bangun seluruhnya hingga saat ini untuk RTLH kurang lebih 12.000 rumah dari total 60.000 rumah tidak layak huni,” sambungnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinsos Pandeglang, Nuriah mengatakan, tahun ini dinasnya menyalurkan program RTLH untuk 887 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
“Di Kecamatan Ciegeulis terpusat di Desa Tarumanegara sebanyak 19 rumah. Untuk program RTLH dari Dinsos besarannya masing-masing Rp 7,5 juta yang akan ditransfer via rekening,” imbuhnya.
Sementara, Sumardi (60) penerima program RTLH di Kampung Babakan Bungur, mengaku berterima kasih atas bantuan yang diberikan pemerintah daerah.
Ia mengaku, sudah lama tinggal di rumah yang tidak layak huni, “Kami ucapkan terima kasih Ibu Bupati (Irna Narulita, red) memperhatikan kami warga miskin,” tuturnya.
Ditanya uang bantuan, Sumardi mengatakan, uang tersebut akan dibelanjakan GRC, asbes, dan bahan material lainnya.
“Bahan kayunya kami sudah ada, nanti kami akan gotong royong dalam pengerjaannya,” tutupnya.(rie)














Komentar