TANGERANG – Intensitas hujan yang tidak menentu menyebabkan beberapa titik di wilayah Tangerang Kota mengalami banjir.
Hal tersebut menyebabkan akses jalan dan transportasi darat masyarakat sering kali terhambat.
Hingga pantauan dari wartawan Tangselpos.id pada Jum’at, (18/3/2022). Sejauh ini, sejak semalam wilayah Binong, Pinang, Ciledug Indah dan beberapa wilayah lainnya sempat terendam banjir.
Salah satunya warga bernama Rohman (35) yang merupakan warga banjir di daerah Pinang saat ditemui tadi malam. Dirinya merasakan susahnya akses jalan di RW 05, Jl. Sultan Ageng Tirtayasa, Kelurahan Kunciran, Kec. Pinang, Tangerang Kota akibat sepanjang jalanan tersebut terendam oleh air setinggi 60 sentimeter.
Kata Rohman, banjir yang terjadi semalam merupakan banjir yang paling tinggi. Sebab mencapai sekitar 60 sentimeter atau setinggi paha orang dewasa.
“Paling tinggi sekarang doang, 60 (cm) lebih sampe,” ujar Rohman, Kamis (17/3/2022) malam.
Berdasarkan terjadinya banjir di sejumlah wilayah Kota Tangerang. Dalam hal ini, Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Tangerang Kota, Ghufron Falfeli menyampaikan bahwa pihaknya akan terus siaga 24 jam.
“Baik yang di Mako atau UPT kan kita punya 4 UPT, dan 3 Pospol jadi memang untuk sift kita 24 jam,” ucap Ghufron saat dihubungi, Jum’at (18/3/2022).
Lebih lanjut, Ghufron menjelaskan bahwa pihaknya akan stand by dan siap terjun ke lapangan saat ada pengaduan dan laporan masyarakat.
“Kalau ada laporan dari masyarakat kita pasti stand by dan siap terjun ke lapangan,” lanjut Ghufron.
Diketahui dari laporan laman resmi BMKG, Jum’at (18/3/2022), wilayah Kota Tangerang mulai dari Batu Ceper, Neglasari, Pinang, dan beberapa wilayah lainnya masih akan diguyur hujan dari ringan hingga lebat.
Untuk itu, Ghufron meminta kepada seluruh aparat kecamatan melalui UPT untuk komunikasikan dan berkoordinasi dalam mengantisipasi apabila terjadi banjir. Selain itu, agar melaporkannya ke BPBD Kota Tangerang untuk segera ditangani.
“Sementara kita komunikasi dengan aparat kecamatan melalui UPT, dan kita harapkan dari wilayah melalui lurah, RT, RW untuk antisipasi dan siaga kalau ada kejadian di wilayah, segeralah lapor ke BPBD,” pungkasnya. (SH)
















Komentar