TANGERANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangerang Kota berhasil temukan bocah 6 tahun di Saluran Air dalam keadaan tidak bernyawa, Jum’at (18/3/2022), pukul 08.20 WIB.
Sebelumnya bocah yang berinisial Z tersebut tenggelam di saluran air, Jl. Sultan Ageng Tirtayasa, RW 05, Kel. Kunciran, Kec. Pinang, Tangerang Kota, pada Kamis (17/3/2022).
Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Tangerang Kota, Ghufron Falfeli menyampaikan bahwa jenazah Z ditemukan di ujung saluran air dekat rawa-rawa.
“Ditemukan di rawa ujungnya,” ujar Ghufron saat dihubungi melalui pesan teks, Jum’at (18/3/2022).
Proses pencarian kembali dikakukan pada Jum’at (18/3/2022) pukul 07.30 WIB, seluruh tim bergerak melanjutkan proses pencarian dari titik nol sampai 100 meter di rawa-rawa. Hingga pukul 08.20 WIB korban ditemukan oleh warga.
“Pukul 08.20 WIB korban berhasil ditemukan oleh warga di bawah tanaman kangkung yang mengambang di rawa-rawa dalam kondisi tidak bernyawa,” jelas Ghufron dalam keterangannya, Jum’at (18/3/2022).
Untuk informasi, proses pencarian sudah mulai dilakukan sejak Kamis (17/3/2022) pukul 16.35 WIB.
Korban Z sebelumnya terperosok di saluran air (gorong-gorong) saat bermain bersama empat orang temannya pada Kamis (17/3/2022) pukul 1 siang.
Dalam keterangannya, Supriyatna, Komandan Regu (Danru) BPBD Kota Tangerang menerangkan bahwa gorong-gorong tersebut memiliki kedalaman sekitar 1,5 meter, dan lebar 80 sentimeter.
“Kedalamannya sih sekitar 1,5 meter, lebar 80 sentimeter, 1,5 meter itu dari tutupnya sampai ke dasar,” jelas Supriyatna, Jum’at (18/3/2022).
Diketahui, gorong-gorong tersebut tersambung dengan rawa-rawa sepanjang 200 meter.
“Sampai ke belakang, rawa, putus. Ke sana, di belakang ruko ini, engga jauh paling 200 meter,” jelasnya.
Hingga saat ini, jenazah Z sudah dievakuasi oleh tim BPBD Kota Tangerang. (SH)
















Komentar