CIPUTAT, Proses lelang jabatan eselon 2 di lingkungan Pemkot Tangerang Selatan masih berlanjut. Saat ini, seluruh peserta yang berjumlah sebanyak 20 orang itu baru saja rampung mengikuti tes kesehatan yang dihelat di Gedung Pemkot Tangerang Selatan, Rabu (16/2/2022).
Tes kesehatan difasilitasi langsung oleh Rumah Sakit Umum Kota Tangsel. Pelaksanaannya memakan waktu dua hari, sejak Selasa (15/2/2022) kemarin.
“Jadi saat ini kita dari kemarin selama dua hari tanggal 15 dan 16 (Februari 2022) kita mengadakan tes kesehatan untuk peserta yang akan mengisi sebanyak enam jabatan, satu Inspektur dan lima Kepala Dinas. Pesertanya ada 20 orang,” ujar Kepala Bidang Pelayanan Medis RSU Tangsel dr. Taupik Dipa Sempana saat diwawancarai selepas tes kesehatan berlangsung.
Puluhan peserta tersebut, terdiri dari dua orang perempuan dan 18 laki-laki. Seluruhnya mengikuti rangkaian tes kesehatan, sejak kemarin.
“Hari selasa difokuskan untuk pemeriksaan fisik. Yang pertama, mereka datang ke sini diwajibkan untuk membawa hasil antigen. Kalau negatif langsung dan positif enggak boleh datang. Kebetulan semua hasilnya negatif,” terangnya.
Dokter Taupik menerangkan, tes kesehatan terdiri dari beberapa tahapan. Mulai dari pemeriksaan fisik, tes urine, darah, hingga kejiwaan atau rohani.
“Sebelum itu semua mereka diambil darah. Dibawa ke RSU untuk dibaca hasilnya. Ambil darah di sini, kan puasa ya. Setelah itu mereka makan dan dibagi dua kelompok. Ada 10 orang di atas tes MMPI (Minnesota Multiphasic Persinality Inventory) dan 10 lagi di bawah,” tuturnya.
Untuk pemeriksaan fisik, meliputi tinggi badan, berat badan, dan lain sebagainya.
“Untuk darah lengkap, mulai dari kolesterol, gula, asam urat, dan lain-lain. Serta elektrolit darah, seperti kaya natrium, kalium, dan lain lain. Karena natrium, kalium dan lain-lain itu juga berpengaruh tuh kepada fungsi jantung dan lain-lainnya,” terangnya.
Ia menuturkan untuk pemeriksaan kali ini, hasilnya telah diketahui dan dibacakan kepada seluruh peserta. Hasil tersebut, dibacakan secara privat kepada setiap peserta.
“Hasil keseluruhan pemeriksaan jasmani dan rohaninya pimpinan yang membacakan. Tapi so far, hasilnya bagus semua,” paparnya.
Meski, kata dia, ada beberapa masukan ihwal kesehatan yang perlu diperhatikan. Misalnya, harus rajin berolahraga, mengurangi rokok, dan lainnya.
“Termasuk MMPI kita dibacakan, misalnya bahwa Bapak secara rohani mungkin ada, misalnya panik atau apa. Mekanisme paniknya itu ada karena apa-apa. Cuman saya enggak ikuti, karena privat. Mereka berdua saja saat membacakan hasilnya itu,” katanya.
Ia memastikan, hasil tes kesehatan seluruh peserta lelang jabatan kali ini adalah baik seluruhnya.
“Bagus semua, enggak ada yang aneh-aneh. Jadi secara medis, fisik atau rohani semua layak menempati sebagai jabatan tersebut,” ungkapnya.
Berakhirnya tes kesehatan ini, membuat seluruh peserta harus mengikuti tahapan-tahapan selanjutnya.
Kepala Bidang Mutasi Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel, Muhamad Irlandy Nopan menuturkan, tahapan selanjutnya yang harus ditempuh para peserta adalah tes wawancara.
“Wawancara pada tanggal 23 dan 24 Februari, kemudian ada pengumuman tiga besar dan dilaporkan ke Pak Wali Kota, lalu berdasarkan laporan itu Wali Kota bersurat ke KASN, lalu KASN memberi rekomendasi, setelah itu baru pelantikan,” papar Nopan.
Seluruh tahapan itu, kata Nopan, ditargetkan rampung pada awal Maret 2022 mendatang.
“Memang cepat saat ini, paling satu bulan setengah, kalau dulu sebelum pandemi bisa memakan dua sampai tiga bulan. Jadi memang target pelantikan itu Maret,” tandasnya. (RMN)
















Komentar