JAKARTA – Jumlah pemudik Lebaran tahun ini melonjak. Bahkan diprediksi jauh lebih besar dari arus mudik sebelum pandemi Covid.
Ini tak kain karena masyarakat sudah rindu pulang kampung setelah lebih dari dua tahun diisolasi Covid.
Tahun ini, jumlah pemudik diperkirakan mencapai 95 juta orang. Sebagian besar menggunakan jalan darat. Sebagian lagi pakai kereta api, angkutan udara atau angkutan laut.
Para pemudik umumnya membawa uang. Mereka ingin berbagi rezeki dengan keluarganya di kampung halaman. Mereka ingin bergembira bersama sanak saudara. Mereka juga ingin belanja dan makan bersama.
Kita berharap, meningkatnya jumlah uang beredar di daerah bisa mendongkrak ekonomi rakyat kecil, yang sempat mati suri akibat diterjang badai pandemi.
Kita juga berharap, arus mudik yang sangat besar ini bisa mendorong bangkitnya bisnis rakyat kecil di kota kabupaten, kecamatan dan pedesaan.Jadi mudik kali ini benar-benar membawa berkah dan kebahagiaan, bukan hanya bagi mereka yang pulang kampung, tetapi juga warga yang kedatangan pemudik.
Dampak positif lainnya, roda perekonomian di daerah tujuan mudik akan berputar lebih cepat. Kondisi yang sudah makin membaik ini, diharapkan bisa dinikmati orang-orang yang ada di lapisan paling bawah.
Supaya taraf hidup rakyat kecil meningkat lagi, kita berharap pemerintah pusat, provinsi, kota dan kabupaten, terus
melakukan operasi pasar sembako hingga akhir masa libur Lebaran.
Di samping itu, untuk warga yang tergolong sangat miskin, pemerintah mesti mengucurkan lagi bansos dan bantuan langsung tunai (BLT). Negara ini tak boleh pelit kepada rakyatnya.
Melonjaknya harga bahan pangan dan energi di pasar global menyebabkan harga bahan pangan dan energi di dalam negeri terkerek naik.
Supaya masyarakat kelas bawah tetap bisa makan dan beraktivitas, kita berharap bansos pangan dan subsidi energi tak dikurangi.
Sekali lagi, mudik Lebaran kali ini adalah momentum untuk bangkit dari keterpurukan akibat serangan pandemi Covid.
Kita mesti optimis. Meski di depan tantangan yang dihadapi sangat berat, kalau kita bergotong-royong, rakyat akan selamat dan negeri ini akan tetap berdiri kokoh. (http://rm.id /AY)
















Komentar