oleh

Polsek Cipondoh Amankan Remaja yang Akan Tawuran Saat Sahur di Jalan Sasak  

TANGERANG – Polisi Sektor Cipondoh berhasil mencegah dan mengamankan beberapa remaja yang diduga akan melakukan aksi tawuran di Jl. Sasak, RT 01/ RW 04, Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis, (14/4/2022) dini hari tadi.

Kepala Polsek Cipondoh, Ubaidillah mengungkapkan bahwa remaja yang diamankan tersebut berjumlah 7 orang dengan rata-rata berusia 19 hingga 20 tahun.

“Ada semalem kita amankan 7 orang, tapi masih dalam pemeriksaan intens. Untuk tersangkanya masih belum kita tetapkan masih kita periksa,” tutur Ubaidillah saat dihubungi Tangselpos.id, Kamis, (14/4/2022).

Lanjut Ubaidillah, pihaknya sedang melakukan patroli rutin kemudian mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada anak-anak yang sedang nongkrong. Kemudian langsung didatangi oleh pihaknya dan digeledah.

“Informasi dari masyarakat dan kita lagi patroli, dia nongkrong-nongkrong kan, langsung kita datengin, kita geledah, kita tanya katanya dia bilang ‘saya mau nunggu orang, orang apa? diem aja dia’ kita amankan,” jelasnya.

Menurut informasi, terdapat senjata tajam setelah hasil penggeledahan pihak Polsek Cipondoh. Namun, ketika ditanya kepemilikan senjata tajam tersebut, ketujuh orang yang diamankan tidak ada satu pun yang mengaku.

“Di cek sekitar TKP memang ada sajam cuma mereka pada saat berdiri itu tidak afa yang mengakui, makanya kita amankan dulu, kita periksa,” lanjut Ubaidillah.

Menurut pemantauan, tujuh orang yang diamankan tersebut belum diserahkan kepada orang tuanya sebab sesuai dengan prosedur pemeriksaan kepolisian yaitu belum genap 24 jam.

Ubaidillah menyampaikan apabila setelah diperiksa tidak ada indikasi yang terbukti, mereka akan segera diserahkan kepada orang tua. Selain itu, pihaknya juga akan memberi tahu kepada kepala sekolah mereka, RT, RW, dan tokoh masyarakat agar mereka jera dan tidak mengulanginya lagi.

“Nanti kalau memang tidak terbukti, ya segera kita serahkan dengan orang tuanya, kepala sekolah, RT, RW, tokoh masyarakat, biar mereka ada jera tidak terulang lagi,” jelas Ubaidillah.

Sebab, menurutnya di waktu sahur saat itu seharusnya ada kepedulian dari orang tua terhadap anak-anaknya. Sehingga apabila tidak dipatroli, maka akan rawan terjadi masalah, gesekan dengan warga atau anak-anak yang lain.

“Kalau jam-jam segitu kan orang tua itu harus peduli sama anaknya, karena jam segitu harusnya sahur di rumah, bukan di luar, kalau ga kita antisipasi dikhawatirkan menjadi masalah,” sambungnya.

Dengan begitu, disampaikan kepada seluruh orang tua agar senantiasa memperhatikan anak-anaknya, terutama pada waktu-waktu sahur. Agar menghindari perkumpulan-perkumpulan yang memicu hal-hal yang tidak diinginkan. (SH)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya