SETU-Satpol PP Kota Tangsel menggelar razia Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di sejumlah wilayah. Puluhan orang diamankan. Mulai dari pengemis, badut hingga manusia silver. Mereka diserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos).
Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kota Tangsel, Muksin Al Fachry menyampaikan, seiring dengan banyaknya manusia silver, baik yang mangkal dan berkeliaran, pihaknya terus melakukan patroli. Tentu bukan hanya manusia silver yang menjadi target utama. Namun semua yang masuk PMKS dijaring.
“Kami melakukan operasi terkait dengan PMKS bersama Bidang Penertiban Umum dan Masyarakat. Mereka kita bawa dan diakukan pembinaan oleh Dinas Sosial. Adapun manusia silver dibawa ke tempat rehabilitasi,” ujarnya.
Dirinya mengutarakan, manusia silver yang kedapatan oleh petugas langsung dikirim ke pusat rehabilitasi. Berbeda dengan sebelum-sebelumnya.
“Alhamdulillah dari beberapa waktu PMKS sekarang sudah jarang atau mulai sedikit. Kami mendapati satu orang. Dan kita bawa, kalau dulu kita berikan pembinaan dan kita lepas. Tapi sekarang kita bawa ke Pusat Rehabilitasi,” tambah ia.
Dalam operasi itu sedikitnya mengamankan 4 orang badut di Gang Samba, Jalan Srikandi dan Gang Masjid Darussalam, Pamulang. 3 orang pengemis di Permata Pamulang, penertiban 2 orang badut di Pom Bensin Tip Top dan Lampu Merah Gaplek, Pamulang, penertiban 4 orang pengemis di Sumur Bos, BSD, lalu 3 badut di Pondok Aren dan Rempoa, Ciputat Timur.
“Langkah tindakan yang dilakukan seluruh PMKS dibawa ke Kantor Dinas Sosial Tangsel untuk diproses.Dan hasilnya satu orang manusia silver dibawa ke Pusat Rehabilitasi Anyer oleh petugas Dinas Sosial dan 15 orang lainnya dipulangkan,” tutupnya. (din)














Komentar