oleh

Vaksin Booster Untuk Pelayan Publik

TANGERANG – Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar meminta kepada Gubernur Banten Wahidin Halim agar para pelayan publik, TNI, dan Polri serta alim ulama sebagai kelompok prioritas untuk mendapatkan suntikan ketiga atau booster vaksin Covid-19. Hal tersebut diungkapkan Zaki, saat mengikuti Rakor Penanganan Covid-19 dan percepatan vaksinasi tingkat Provinsi Banten yang digelar secara virtual.

“Saya minta untuk para petugas pelayanan publik para PNS, kemudian juga TNI Polri, serta alim ulama mendapatkan prioritas, juga melakukan vaksin booster yang ketiga,” kata Bupati Zaki, saat mengikuti Rakor didampingi unsur Forkopimda Kabupaten Tangerang di Ruang Rapat Wareng, Senin (10/01/2022).

Zaki juga mengatakan, walaupun petunjuk pelaksanaan (Juklak) dan petunjuk teknis (Juknis) belum didapatkan, Pemkab Tangerang telah siap melaksanakan booster kepada para pelayan ataupun petugas publik.

“Sehingga dari sisi mental kita akan lebih siap lagi menghadapi, apabila terjadi lonjakan kasus baru,” jelasnya.

“Termasuk relawan-relawan yang melaksanakan vaksin pada saat ini, berikutnya adalah begitu juga dengan para alim ulama. Para alim ulama juga wajib mendapatkan vaksin booster yang ketiga, karena ulama memiliki peran penting di tengah masyarakat dan bisa menangkal hoaks,” jelas Zaki.

Zaki mengungkapkan, di Kabupaten Tangerang sudah banyak tempat/ hotel yang representatif untuk karantina masyarakat yang pulang dari luar negeri. Salah satunya adalah Hotel Yasmin, yang bisa direkomendasikan sebagai pusat isolasi terpadu dan tempat karantina mandiri untuk mereka yang pulang dari luar negeri. Namun memang ada beberapa catatan yang perlu diperbaiki nantinya.

“Hotel Yasmin pada saat ini sedang lengang dan bisa untuk menampung masyarakat yang sudah terkonfirmasi positif tanpa gejala. Dan apabila saat karantina ditemukan kasus positif, langsung bisa dirawat dan ditangani langsung di Hotel Yasmin, tidak perlu lagi dibawa ke Wisma Atlet, karena yang di sana juga sudah cukup penuh dan padat oleh masyarakat yang berdatangan dari luar negeri,” ungkapnya.

Menurut Zaki, lebih baik masyarakat yang pulang dari luar negeri dirawat di Hotel Yasmin daripada dibawa ke Wisma Atlet, karena hotel tersebut mudah diakses dan sarana serta prasarananya hingga kesiapan tenaga medis sudah tersedia.

“Mohon juga dukungan dari Ibu Kepala Dinas Kesehatan untuk menjadikan Hotel Yasmin, menjadi tempat perawatan isolasi terpadu masyarakat yang terkonfirmasi positif, maupun untuk karantina masyarakat setelah bepergian dari luar negeri,” pinta Zaki.(NET/AY)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya