oleh

Gelar Razia PPKM, Satpol PP Pergoki Pasar Swalayan di Ciputat Timur Abai Pedulilindungi

CIPUTAT TIMUR – Pedulilindungi menjadi syarat bagi masyarakat untuk dapat mengakses suatu tempat keramaian, seperti halnya pasar swalayan, mal, hingga tempat wisata. Namun di tengah melonjaknya kasus Covid-19, masih ada beberapa tempat keramaian di Tangerang Selatan yang abai terhadap persyaratan itu.

Salah satunya, seperti yang dijumpai oleh jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangsel saat melangsungkan operasi razia pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di wilayah Ciputat Timur, Tangsel, Kamis (10/2/2022).

“Hari ini tanggal 10 Februari 2022 Satpol PP Kota Tangsel di beberapa wilayah melakukan patroli PPKM. Di antaranya Tim Gagak Hitam ditugaskan di Ciputat Timur, terkait dengan maraknya omicron ini,” jelas Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kota Tangsel Muksin Al-Fachry.

Dalam razia itu, ditemukan banyak sekali pelanggaran. Mulai dari pelanggaran yang dilakukan oleh individu, hingga dua pasar swalayan di wilayah tersebut.

Pelanggarannya, yakni terkait aktivasi scan barcode pedulilindungi bagi para pengunjung.

“Di pusat perbelanjaan kita monitor. Ada beberapa di antaranya dua pasar swalayan yang pedulilindungi-nya ditinggalkan begitu saja,” katanya.

Terhadap dua pasar swalayan itu, Muksin memberikan teguran agar hal serupa tak terjadi kembali.

“Kita beri teguran agar pedulilindungi dijaga jangan ditinggalkan begitu saja. Kalau tidak ada kontrol di situ, dan pengunjung masuk saja, buat apa juga ada pedulilindungi. Jadi harus dijaga dan ada petugas untuk dilakukan pengecekkan agar mereka lebih perhatian terhadap prokes,” tegasnya.

Selain kedua pasar swalayan itu, razia berlanjut ke sejumlah wilayah.
 
“Objek atau lokasi lain yang dikunjungi, adalah komplek Pertamina dan Pasar Rengas,” tuturnya.

Di sana, Muksin dan petugas masih menjumpai sejumlah masyarakat yang abai protokol kesehatan dengan tidak menggunakan masker.
 
“Yang tidak menggunakan masker ada sebanyak 130 orang. Tindakannya, kita memberikan masker kepada pengguna jalan dan pengendara motor yang tidak menggunakan masker,” tandasnya. (RMN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya