CIPUTAT-Yang namanya maling, jika ada kesempatan pasti beraksi. Termasuk di kuburan sekalipun. Seperti terjadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) khusus jenazah Covid-19 di Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Pencuri berhasil menggasak suku cadang ekskavator yang terparkir di kawasan TPU tersebut. Gear box dan planel komputer di alat berat itu dipreteli. Akibatnya alat pengeruk liang lahat ini tak bisa beroperasi selama beberapa hari.
“Di hari Minggu sekitar jam 10-an tukang gali kubur yakni, Teguh menginformasikan bahwa alat berat beko beberapa bagian hilang. Setelah saya periksa, ada terjadi perusakan pintu, sehingga pencuri bisa masuk ke dalam kabin dashboard ekskavator,” papar Tabroni, kepala TPU Jombang, Ciputat.
Lanjut Tabroni, kejadian kehilangan suku cadang ekskavator ini langsung dilaporkannya ke Mapolres Tangsel. Namun, karena ekskavator tersebut milik Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Tangsel, pihak kepolisian menyarankan agar DPU yang melaporkan peristiwa pencurian ini.
“Saya sudah menginformasikan ke atasan Pak Nazmudin dan saya sudah datang ke Polres Tangsel. Tetapi, karena alat ini pinjam dari Dinas PU, saran dari Reskrim Polres Tangsel itu Dinas PU yang mengetahui nominal akibat dari pencurian itu. Jadi kami kembali dan menyarankan mereka yang melapor untuk melaporkan kerugiannya,” tuturnya.
Menurut Tabroni, jika dirupiahkan, suku cadang beserta panel komputer di dalam ekskavator senilai Rp 100 juta.
Dia menceritakan, sebelum kejadian pencurian suku cadang ekskavator TPU Jombang, petugas sempat menegur peziarah yang datang di malam hari. Dimana, peziarah itu datang bawa satu unit mobil dan memarkirkan kendaraannya pada pukul 23.00 WIB.
“Saya dapat informasi dari seorang petugas kebersihan, di TPU bahwa ada mobil yang parkir jam 11 malam,” ujarnya.
Lanjut Tabroni, petugas yang masih berjaga di TPU Jombang menanyakan maksud dan tujuan kedatangan mobil tersebut saat tengah malam. “Ditanyakan tujuannya apa, tapi dia menjelaskan berbelit-belit karena tidak ada orang yang mau ziarah pada pukul 23.00 WIB malam,” terangnya.
Meski demikian, Tabroni enggan memastikan bahwa mobil tersebut merupakan kendaraan milik para pencuri yang menjarah suku cadang ekskavator. Walaupun, dari salah seorang penumpang mobil menanyakan ekskavator yang berada di TPU Jombang.(dra)














Komentar