oleh

MTQ XIII Kota Tangsel Resmi Ditutup, Pamulang Kembali Raih Juara Umum

CIPUTAT – Perlombaan bergengsi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XIII tingkat Kota Tangerang Selatan resmi ditutup. Kegiatan tersebut ditutup dengan adanya penyerahan piala terhadap peserta yang menjadi juara umum dalam perhelatan pada tahun 2022 ini.

Dengan torehan nilai sebesar 147, Kecamatan Pamulang kembali memperoleh gelar sebagai juara umum.

Diikuti di posisi kedua, yakni para kafilah yang menjadi kontingen asal Kecamatan Ciputat dengan torehan nilai 97.

Terpaut 4 angka, Kecamatan Pondok Aren meraih posisi ketiga dengan nilai mencapai 93. Lalu diikuti di posisi selanjutnya, Kecamatan Setu dengan nilai 68, Kecamatan Serpong 52, Ciputat Timur 36, dan terakhir Kecamatan Serpong Utara dengan nilai 29 poin.

“Alhamdulillah hari ini saya lakukan penutupan MTQ XIII. Saya ucapkan selamat kepada Pamulang yang sudah mempertahankan sebagai juara umum,” ungkap Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie usai menutup MTQ XIII, Senin (7/2/2022).

Benyamin mengatakan, gelarnya kini merupakan torehan ke-13 kalinya yang sudah diraih oleh Kecamatan Pamulang.

“Memang karena kualitas qori dah qoriahnya. Itu semuanya adalah keputusan murni dari dewan hakim. Saya ucapkan selamat,” ucap Benyamin.

Atas kesuksesan MTQ kali ini, Benyamin menghaturkan rasa syukur dan ucapan selamatnya kepada para kafilah, Lurah, hingga Camat.

“Atas segala binaan dan kerja kerasnya untuk pelaksanaan MTQ ini,” imbuhnya.

Ia berharap, agar seluruh peserta terus dapat meningkatkan kemampuannya.

Sebab ia menaruh harapan besar, agar kafilah asal Tangsel dapat menunjukkan kualitasnya dalam hal baca-tulis Alquran hingga tingkat nasional.

“Caranya adalah lakukan pembinaan kepada potensi, kader, qori qoriah yang ada di tingkat kecamatan. Lakukan pembinaan terus dengan metode-metode yang digunakan oleh para dewan hakim. Saya berharap standar kita meningkat. Harapannya adalah untuk mewakili Provinsi Banten dalam MTQ tingkat nasional,” harapnya.

Selain membuktikan kemampuannya, Benyamin juga ingin agar budaya baca-tulis Alquran ini dapat menyebar dan diamalkan oleh warganya.

“Mari kita jadikan MTQ ini sebagai momen yang baik untuk meningkatkan keagamaan kita, terutama bagi para generasi muda untuk mengajak, mempelajari dan mengamalkan setiap ajaran surah Alquran,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Tangsel, Shobron Zayyan mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran dalam perhelatan MTQ XIII tahun ini.

“Alhamdulillah tidak ada sesuatu apapun hambatan yang berarti, artinya dapat berjalan dengan baik dan lancar,” katanya.

Ia memastikan, meski pelaksanaannya telah usai, ia akan terus melakukan pembinaan keada para kafilah asal Kota Religius ini.

“Yang jelas, perwakilan dari kecamatan ini yang juara akan kita serahkan kepada tingkat kota untuk dibimtek supaya mampu mewakili Kota Tangsel di tingkat Provinsi Banten,” tandasnya. (RMN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya