TANGERANG – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Tangerang segera surati pihak-pihak terkait di Jalan Hasyim Ashari Cipondoh, Jalan Teuku Umar Karawaci dan Jalan Thamrin Cikokol, untuk segera menyikapi perbaikan drainase dalam penanganan banjir di tiga wilayah tersebut.
Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan (OP) PUPR, Dody Adriansyah menyampaikan bahwa PUPR akan segera menyurati Provinsi untuk penanganan lebih lanjut di Jalan Hasyim Ashari Cipondoh, serta Jalan Thamrin Cikokol.
“Untuk Jalan Hasyim Ashari Cipondoh dan Jalan Thamrin Cikokol sebagai jalan Provinsi Banten, PUPR langsung akan menyurati Provinsi,” tutur Dody dalam keterangannya, Jum’at, (6/5/2022).
Sedangkan untuk Jalan Thamrin Cikokol, Dody menjelaskan bahwa pihak PUPR akan menyurati Bidang Perencanaan Teknis untuk memecah jalur arus air genangan agar laju air bisa lebih cepat dan lancar ke Cisadane.
“Jalan Thamrin, Bidang Perencanaan Teknis akan memecah jalur arus air genangan. Sehingga jika hujan lokal dan adanya kiriman arus air, jalannya air genangan bisa lebih cepat dan lancar ke Cisadane,” sambungnya.
Menurut informasi, ditemukan penyumbatan sampah di Jalan Teuku Umar Karawaci, sehingga perlu pembersihan lebih intens. Untuk itu, PUPR menyurati pihak terkait dengan memberikan target pengerjaan paling lama hingga Selasa, (10/5/2022) mendatang.
“PUPR akan menyurati pihak terkait untuk segera diselesaikan dan dibersihkan dengan target paling lama Selasa, 10 Mei 2022,” ujar Dody.
Sebelumnya pada Senin, (2/5/2022) lalu, sejumlah titik di wilayah Tangerang Kota terendam banjir, terutama di ruas-ruas jalan raya.
Hal tersebut membuat sejumlah kemacetan kendaraan bermotor dan menghambat akses jalan. Untuk itu, pihak-pihak Dinas PUPR segera mengambil langkah cepat atasi banjir yang kembali terulang khususnya di ruas jalan raya.
“Pasalnya, tiga drainase jalan ini selalu mengakibatkan kemacetan yang cukup panjang, jika hujan lebat dan banjir. Maka ini harus ditangani bersama,” tegasnya.
Dengan begitu, seluruh pihak bersinergis untuk membersihkan drainase saluran-saluran air yang tersumbat sampah.
Selain petugas yang melakukan langkah penanganan, Dody menyampaikan agar masyarakat juga turut andil dalam membantu langkah pencegahan terjadinya banjir. Salah satunya dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat.
“Masyarakat pun kami imbau untuk lagi-lagi peduli akan kebersihan drainase yang ada di lingkungannya. Sehingga banjir dapat dicegah dengan poal hidup bersih dan sehat,” pungkasnya. (SH)
















Komentar