TANGERANG– Hujan lebat yang terjadi pada Selasa, (5/4/2022) sore hari tadi, membuat puluhan titik di wilayah Kota Tangerang kembali terendam genangan banjir.
Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Ghufron Falvelli yang menyebutkan dalam keterangannya terjadi beberapa genangan di sejumlah titik Kota Tangerang sejak sekitar 15.30 WIB.
“Terjadi sejak sekitar 15.30 WIB,” tutur Ghufron dalam keterangannya, Selasa, (5/4/2022).
Menurut laporan yang diterima, hingga pukul 20.00 WIB tadi, terdapat 17 titik wilayah yang digenangi air, di antaranya yaitu
“Jl. MH. Thamrin, Tangerang, Jl. Prambanan raya, Cibodas, Jl. Prabu Siliwangi, Cibodas, Perumnas 2, Karawaci, Pasir Jaya, Jatiuwung, Perumahan Bumi Mas Raya, Tangerang, Panunggangan Utara, Pinang, Perumahan Taman Cibodas, Jl. Mawar, Cibodas, Perumahan Taman Cibodas, Fly Over Tip Top Taman Cibodas, Kp Sawah Dalam, RT.002/05, Panut, Pinang, Jl. Gempol Raya ketinggian Air, Polsek Pinang, Jl. Sultan Ageng Tirtayasa, Kampung Poncol RT 006/005, Jl. Al makmur kp. Kebalen RT. 04/03, Jl. Kemuning Rt 01/05 Samping bantaran Sungai/Kali Angke,” tulis Ghufron dalam keterangannya kepada Tangselpos.id.
Lanjut Ghufron, dari tiap-tiap wilayah yang tergenang di antaranya wilayah Panunggangan Utara, Pinang dengan tinggi air mencapai kurang lebih 50cm, wilayah Perumahan Taman Cibodas Jl. Mawar setinggi hampir 79cm, Fly Over Tip Top Taman Cibodas, Cibodas sekitar 1 meter, Jl. Gempol Raya ketinggian Air sekitar 40 cm, Polsek Pinang ketinggian air mencapai 50 cm, Jl. Sultan Ageng Tirtayasa ketinggian Air mencapai 40 cm, Kampung Poncol RT 006/005 Ketinggian Air mencapai 40 cm, Jl. Al makmur kp. Kebalen RT. 04/03 dengan ketinggian air 50 cm dan Jl. Kemuning RT 01/05 Samping bantaran Sungai atau Kali Angke ketinggian air sekitar 60 cm.
Puluhan titik yang tergenang banjir tersebut, disebabkan oleh hujan lebat yang terjadi di Kota Tangerang.
“Hujan lebat di Kota Tangerang dan sekitarnya,” lanjut Ghufron.
Disebabkan hal itu, Ghufron mengerahkan seluruh jajarannya meliputi BPBD atau Damkar Kota Tangerang, OPD terkait Kota Tangerang, dan aparat setempat untuk bergotong royong melakukan evakuasi dan penyedotan air yang tergenang.
“Langkah yang kami laksanakan meliputi koordinasi dengan aparat wilayah setempat, melakukan monitoring lapangan, dan menurunkan tim serta unit perahu untuk antisipasi pengungsi,” jelas Ghufron.
Menurut pantauan, hingga saat ini ketinggian air masih akan terus bertambah disebabkan hujan belum mereda.
“Ketinggian air masih bertambah dikarenakan hujan belum reda,” tandasnya. (SH)
















Komentar