SETU – Pelawak papan atas, Narji kini telah mantap menentukan arah politiknya dengan resmi bergabung dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Bukan tanpa alasan, keputusannya itu sudah dipikirkan secara matang-matang. Hatinya kini sudah terpatri untuk bergabung ke dalam partai PKS, setelah sebelumnya sempat melanglang buana membuka komunikasi dan kedekatan dengan partai-partai lain.

Salah satu faktornya, kata Narji, yakni adanya jiwa sosial tinggi yang dimiliki oleh seluruh kader-kader PKS.
“PKS ini bukan berarti baru bagi hati saya, karena komunikasi dengan PKS itu sudah lama dari jamannya 99. Saya berfikir PKS ini memiliki keunikan, dalam arti partai ini lebih dulu berbuat untuk masyarakat,” ungkap mantan pentolan grup lawak Cagur itu di Kantor Dewan Pimpinan Daerah PKS Kota Tangsel, Rabu, (5/1/2022).
Seluruh kadernya, kata Narji, tak melulu berpikir soal politik. Namun juga banyak mendahulukan persoalan sosial di tengah masyarakat.
“Kader-kader PKS banyak yang turun ke masyarakat disaat ada kejadian-kejadian. Contoh, saat kejadian Situ Gintung, saya ke sana pagi hari sebagai warga Tangsel. Di sana posko pertama yang berdiri itu PKS. Kemudian waktu kejadian bencana di Lebak, saya bersama pelawak datang malam hari, ternyata datang ke sana ketinggalan dengan posko PKS yang sudah pertama, dan terakhir meninggalkan tempat,” tuturnya.
Atas dasar itulah, Narji mantap menjadikan PKS sebagai kendaraannya dalam berpolitik.
“Itu saya berpikir PKS ini bukan hanya politis yang diutamakan, tapi berpikir secara sosial juga. Dalam arti saya ingin berbuat, berkarya bersama-sama untuk masyarakat,” tandasnya. (RMN)
















Komentar