PAMULANG-RW 08 dan 09 Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang mewakili Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dalam penilaian evaluasi Program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) tingkat Provinsi Banten.
Pada Rabu (3/11), tim penilai mengunjungi RW 08 dan 09. Penilaian evaluasi ini dipimpin oleh Ketua Tim Penilai Program Terpadu P2WKSS Provinsi Banten, Evi Sofi di Aula Kelurahan Pondok Benda dan RW 08 dan 09.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPMP3AKB) Kota Tangsel, Khairati mengungkapkan, program P2WKSS mewujudkan dan mengembangkan keluarga sehat, sejahtera, serta meningkatkan kedudukan, peran, kemampuan, ketahanan mental dan spiritual kaum perempuan melalui kegiatan lintas sektoral khususnya pada bidang pembangunan pemberdayaan masyarakat.
Sasaran dari program P2WKSS yaitu, perempuan dan keluarga dengan tingkat kesejahteraan tergolong rendah dengan prioritas pendidikan, sosial, ekonomi, kesehatan, dan pendidikan.

Khairati menjelaskan, dalam menentukan Pondok Benda menjadi wakil Tangsel di lomba P2WKSS, DPMP3AKB melakukan koordinasi dengan dinas-dinas lainnya dalam mengambil data wilayah yang perlu diangkat dan dibina, terutama dalam meningkatkan ekonomi kaum perempuan dan masyarakat yang perlu jadi perhatian Pemkot Tangsel.
“Kami mengajak masyarakat untuk memperbaiki dan meningkatkan potensi yang ada. Dengan selalu berkoordinasi dengan camat, lurah, maupun dinas terkait serta TP PKK baik tingkat Kota, Kecamatan maupun Kelurahan,” ungkapnya.
Khairati menambahkan, wilayah Pondok Benda RW 08 dan 09 ini terkenal dengan kebun anggrek dan menjadi ikon masyarakat Tangsel, sehingga masyarakat terutama di lingkungan RW 08 mempunyai penghasilan tambahan untuk kebutuhan keluarga dan masyarakat dengan gerakan menanam anggrek dan tanaman hias lainnya di masing-masing pekarangan.
Plt Asisten Administrasi Umum dan Kesra Kota Tangsel, Sukanta menjelaskan, bahwa dengan kegiatan ini, maka masyarakat akan terangsang untuk melahirkan inovasi untuk membangun wilayahnya. Karena dirinya meyakini bahwa masih banyak sekali masyarakat yang memiliki ide cemerlang dan kreatif.
Sementara, Ketua Tim Penilai Program Terpadu P2WKSS Provinsi Banten, Evi Sofi menerangkan, bahwa selain bertujuan memastikan kesehatan keluarga, kegiatan ini juga menumbuhkan jiwa kewirausahaan yang dimiliki oleh masyarakat.
“Dengan begitu, masyarakat akan secara mandiri untuk membentuk perekonomiannya sendiri,” ujarnya.(irm)
















Komentar