TANGERANG – Permasalahan sampah di Kota Tangerang terjadi lagi, hal itu dipicu menumpuknya sampah di Jembatan Parung Serab, Jl. Raden Fatah, Ciledug, Tangerang Kota pada Rabu, (4/5/2022).
Namun Tangselpos.id kembali mengusut lebih lanjut terkait tumpukan sampah yang terjadi tersebut. Kabid Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Yudi Pradana mengatakan bahwa sebelumnya warga membuang sampah sembarangan di Jalan Media, dan ketika sudah ada upaya dari aparat wilayah setempat dengan menutup trotoar jalan tersebut dengan menggunakan pohon. Justru masyarakat berpindah membuang sampah sembarangan ke Jembatan Parung Serab, Jl. Raden Fatah, Ciledug, Kota Tangerang.
“Trotoar-trotoar itu kan pihak wilayah udah coba tutup, udah ditanemin pohon segala macem, tapi kan malah pindah sekarang ke jembatan,” ucap Yudi saat dihubungi Tangselpos.id, Rabu, (4/5/2022).
Diketahui jembatan tersebut merupakan perbatasan jalan antara wilayah Tangerang Kota dengan Tangerang Selatan.
“Kan itu daerah perbatasan banyak juga bukan warga Tangerang Kota yang buang,” sambungnya.
Yudi menyatakan bahwa rata-rata masyarakat buang sampah di tempat itu sekitar jam 12 malam atau jam 12 malam ke atas, hal tersebut agar tidak diketahui petugas aparat setempat.
“Rata-rata buang itu tengah malem, kadang jam 12, di atas jam 12 malem,” jelas Yudi.
Meski demikian, dirinya mengklaim pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan aparat wilayah setempat baik kelurahan maupun kecamatan untuk dapat menghimbau warganya agar tidak membuang sampah sembarangan.
“Kita himbau masyarakat juga, karena kan gamungkin kita jagain sampah 24 jam, kalau pengangkutan si rutin. Tapi sekali lagi, kita selalu koordinasi ke pihak wilayah untuk sama-sama menghimbau masyarakat,” lanjutnya.
Ke depannya, Dinas Lingkungan Hidup Tangerang Kota akan tekankan solusi untuk mengatasi hal tersebut.
“Ke depannya kita akan cari solusi, pada prinsipnya kita coba carikan solusi untuk memfasilitasi masyarakat Kota Tangerang, hanya masyarakat Kota Tangerang, kita tidak bisa memfasilitasi masyarakat di luar Kota Tangerang,” pungkasnya.(SH)
















Komentar