TANGERANG – Stadion Benteng Reborn yang telah selesai direvitalisasi, Jumat (04/02/2022) pagi akhirnya diresmikan oleh Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah.
Nantinya stadion bersejarah itu bisa ikut dinikmati oleh masyarakat.
Hadir dalam prosesi peresmian antara lain Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin, Sekda Herman Suwarman beserta sejumlah kepala OPD, tokoh dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan, Stadion Benteng Reborn sengaja dibuat dengan konsep terbuka agar nantinya bisa ikut dipergunakan masyarakat.
Nantinya, masyarakat bisa ikut menikmati Stadion Benteng Reborn setelah pandemi berakhir.
Arief lebih jauh mengaku konsep stadion terbuka tidak lepas dari pengalamannya yang tidak menyenangkan saat berada kawasan olahraga Senayan , Jakarta.
“Jadi kita sebenarnya waktu itu ingin lihat bagaimana kawasan olahraga Senayan bisa menjadi kawasan olahraga bertaraf nasional bahkan internasional. Sayangnya waktu itu kita nggak boleh masuk. Sedih juga, wali kota saja nggak boleh masuk, gimana rakyat. Makanya saya janji, saya bikin Stadion Benteng harus benar-benar bisa dinikmati oleh rakyat, jadi nggak eksklusif,” tegasnya.
Dengan begitu, nantinya hari-hari Stadion Benteng bisa dinikmati masyarakat. Namun hanya saja untuk lapangan bola tidak boleh dipergunakan oleh masyarakat lantaran rumput yang memerlukan perawatan khusus.
Selain itu, masyarakat juga masih harus bersabar lantaran di tengah pandemi seperti sekarang ini Stadion Benteng ditutup untuk mencegah kerumunan.
“Nanti kalau pandemi Covid berakhir masyarakat bisa menikmatinya,” jelasnya.
Sementara Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Tangerang Tatang Sutisna menjelaskan, untuk biaya yang dikeluarkan oleh Pemkot Tangerang dalam merevitalisasi Stadion Benteng mencapai sebesar Rp 31,70 miliar dari APBD 2021 dengan kapasitas tempat duduk 7.505.
“Dan Stadion Banteng juga saat ini dalam masa pemeliharaan oleh penyedia (kontraktor) sampai Agustus 2022,” jelas Tatang. (BNN/AY)
















Komentar