PAMULANG-Pilpres 2024 masih cukup lama. Namun sejumlah pihak mulai ancang-ancang. Di Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) muncul ajakan bersatunya para pendukung Jokowi dan Prabowo untuk mendukung duet tokoh ini di Pemilu nanti.
Seperti dilakukan Komunitas Jokpro atau Jokowi-Prabowo hadir untuk terus mengampanyekan sosok Joko Widodo kembali maju di Pilpres 2024, bersanding dengan Prabowo Subianto. Bahkan mereka mengklaim sudah memiliki basis pendukung Jokowi yang kerap disebut netizen sebagai Cebong dan pendukung Prabowo dengan sebutan Kampret.
Sekjen Jokpro 2024, Timothy Ivan Triyono mengatakan, Jokpro 2024 yang mempunyai slogan ‘Persatuan Indonesia’ telah memiliki basis yang tersebar di sejumlah daerah Indonesia.
“Kalau dibilang aktif, Jokpro 2024 sudah aktif karena kita di Jogja, Pekalongan, Pontianak, Kupang, sudah jalan. Pulau Kalimantan juga berproses tinggal menunggu waktu,” kata Timothy di Pamulang, Tangsel.
Dengan dukungan kuat dari masyarakat, Jokpro 2024 optimis dapat mendorong MPR melakukan amendemen. “Masyarakat pasti akan mendukung gerakan ini, saya yakin. Dan MPR, ketika masyarakat bersuara maka MPR juga akan melakukan amendemen,” tutur Timothy.
Terlebih, hasil survei terbaru dari SMRC menghasilkan 42 persen masyarakat yang ingin Jokowi memimpin tiga periode. “Optimis, sangat optimis. Karena kita melihat survei dari SMRC yang terakhir masyarakat yang setuju Jokowi tiga periode itu 42 persen. Kita cukup tambah 10 persen saja maka amendemen bisa terjadi. Sehingga Jokowi 2024 sangat optimis dan ini bukan imajinasi,” ungkapnya.
Timothy juga menjelaskan, pihaknya menyandingkan Jokowi dengan Prabowo, meskipun pada Pilpres 2019 mereka merupakan rival untuk menduduki kursi orang nomor satu di Indonesia.
“Alasan besarnya, sesuai dengan tujuan Jokpro adalah mencegah polarisasi ekstrem itu yang selalu disampaikan oleh Jokpro. Sistem Pemilu kita tidak lagi sama, kita semua sudah masuk ke perubahan sensitif, sentimentil, sedikit goyang isu SARA, itu tidak baik. Sehingga, kami usulkan Jokowi-Prabowo untuk mencegah hal itu,” jelas Timothy.
Terpenting, cebong yang selama ini menjadi sebutan untuk pendukung Jokowi dan kampret sebutan pendukung Prabowo bisa bersatu di 2024. “Dan tentu Indonesia bisa bersatu jika yang tadinya cebong bisa berenang bakal bisa terbang dan kampret bisa terbang akan bisa berenang,” pungkasnya.(dra)















Komentar