oleh

Kelangkaan Daging Sapi di Pasar, RPH: Harga Beli Kami Juga Tinggi

TANGERANG – Kelangkaan daging sapi di pasar disebabkan adanya harga beli yang tinggi dari RPH kepada pedagang.

Hal tersebut mengakibatkan terjadinya aksi mogok berjualan dari seluruh pedagang daging sapi se-Jabodetabek.

Dari pihak pemasok (RPH) salah satunya Sugeng Priyono Kepala UPT RPH Bayur, Kec. Periuk, Kota Tangerang menyampaikan bahwa kenaikan harga kepada pedagang sebab pembelian dari perusahaan penggemuk daging sapi juga tinggi.

Diketahui harga pembelian pihak RPH kepada Perusahaan Penggemuk daging dari kisaran 106.000 menjadi 107.000.

“Kalau sekarang 106.000 sampai 107.000 untuk satu kilo karkas, naik turunnya kadang 1.500,” Jelas Sugeng saat diwawancarai, Selasa (1/3/2022).

Meskipun begitu, dikonfirmasi dari pihak RPH tetap beroperasi mendistribusikan daging sapi kepada pembeli.

“Tetap beroperasi, ya kan distribusinya ke industri juga,” jelasnya.

Dari pihak pedagang, salah satunya Kepala Pengelola pasar Anyar, Ajun menyampaikan bahwa protes tersebut yaitu dengan tuntutan kepada Pemerintah untuk menurunkan angka imbang hidup.

“Tuntunan pedagang untuk pemerintah cuma satu, menurunkan angka imbang hidup,” ujarnya saat diwawancarai, Selasa (1/3/2022).

Adapun jelasnya bahwa angka imbang hidup rata-rata 53 dan saat ini naik menjadi 55. Sehingga dengan demikian, menurutnya bahwa para pedagang ingin agar harga daging sapi kembali stabil yaitu 120.000/kg.

“Mereka ingin menstabilkan lagi harga daging yaitu 120.000/kg,” tegasnya.

Sebelumnya, dilaporkan dari Direktur Utama Perusahaan Daerah Pasar Kota Tangerang Titien Mulyati bahwa aksi mogok tersebut sudah dilakukan sejak Senin (28/2/2022).

Namun Titien berpesan agar aksi tersebut jangan dilakukan sampai 5 hari. Sebab hal tersebut berimbas pada pendapatan pasar yang menurun.

“Katanya sih 5 hari kedepan. tapi saya bilang jangan 5 hari dong karena pendapatan kita turun kalau sampai mogok 5 hari,” pungkasnya. (SH)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya