JAKARTA – PT Angkasa Pura II (Persero) siap melayani keberangkatan jemaah haji, mulai Minggu (4/6) besok.
Bandara AP II yang ditetapkan menjadi embarkasi penerbangan haji adalah Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang), Bandara Kualanamu (Deli Serdang), Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), Bandara Sultan Iskandar Muda (Aceh) dan Bandara Minangkabau (Padang).
“Koordinasi telah dilakukan AP II bersama Kementerian Agama, Kantor Imigrasi, Bea dan Cukai, TNI dan Polri, AirNav Indonesia serta maskapai. Agar keberangkatan jemaah haji ke Tanah Suci dapat dilakukan dengan baik, mulai dari asrama haji hingga ke Bandara AP II,” ujar President Director AP II Muhammad Awaluddin dalam keterangannya, Jumat (3/6).
“Lima bandara AP II akan melayani keberangkatan sebanyak 41.713 orang jemaah haji di dalam 106 kloter,” imbuhnya.
Sejauh ini, fasilitas bandara-bandara tersebut sudah sangat siap. Termasuk sisi udara dan keamanan mencakup runway, taxiway, apron, baggage make up area, garbarata, hingga x-ray untuk pengecekan keamanan, walkthrough metal detector, dan handheld metal detector. Serta pengaturan slot time penerbangan haji.
“Penerbangan haji juga akan mendukung pemulihan sektor penerbangan secara berkelanjutan,” jelas Awaluddin.
Berikut persiapan masing-masing bandara AP II:
Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang)
Bandara Soekarno-Hatta menjadi bandara embarkasi dengan jumlah jemaah haji paling banyak. Mencapai 29.221 orang jemaah haji dari DKI Jakarta, Jawa Barat Banten dan Lampung yang tergabung di dalam 73 kloter.
Proses keberangkatan dilakukan sejak di Asrama Haji Pondok Gede, Asrama Haji Bekasi dan Asrama Haji Lampung.
Di masing-masing asrama, jemaah haji menjalani proses keimigrasian, kesehatan dan pengecekan keamanan. Antara lain, oleh Aviation Security.
Terhadap masing-masing bagasi jemaah haji, dilakukan proses Bea dan Cukai serta pengecekan keamanan oleh Aviation Security.
“Proses keberangkatan, termasuk security check point untuk keberangkatan jemaah melalui Bandara Soekarno-Hatta dilakukan di asrama haji. Didukung perlengkapan, fasilitas dan personel AP II,” kata Awaluddin.
Setelah melalui proses keberangkatan di asrama haji, jamaah haji dengan bus menuju sisi udara (airside) Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, untuk kemudian menuju Central Corridor Terminal 2.Central Corridor Terminal 2 yang berkapasitas sekitar 900 – 1.000 orang jemaah haji, menjadi tempat menunggu para jemaah untuk memproses pre-clearance keimigrasian Arab Saudi melalui skema Makkah Route.
“Bandara Soekarno-Hatta adalah satu-satunya bandara di Indonesia yang dilengkapi fasilitas layanan dini pre-clearance kemigrasian Kerajaan Arab Saudi atau Makkah Route. Sehingga, sebelum berangkat ke Tanah Suci, jemaah haji dapat menjalani proses keimigrasian Kerajaan Arab Saudi di Bandara Soekarno-Hatta. Fasilitas ini mempermudah jemaah, saat kedatangan di bandara Madinah atau Jeddah,” papar Awaluddin.
Fasilitas Makkah Route di Bandara Soekarno-Hatta dilengkapi 15 konter imigrasi Arab Saudi, yang dapat melakukan proses pre-clearance keimigrasian dalam waktu sekitar 60 detik, untuk setiap penumpang pesawat/jemaah.
Setelah proses pre-clearance keimigrasian Arab Saudi usai, jemaah haji kemudian menuju boarding lounge untuk siap berangkat ke Tanah Suci dengan maskapai Garuda Indonesia atau Saudia.
Bandara Kualanamu (Deli Serdang)
Bandara Kualanamu melayani keberangkatan jemaah haji dari Sumatera Utara, yang berjumlah 10 kloter dengan 3.854 orang jamaah haji.
Proses keberangkatan, termasuk keimigrasian dan keamanan dijalani di asrama haji. Kemudian, menaiki bus, jemaah menuju sisi udara untuk naik pesawat.
Bandara Minangkabau (Padang)
Bandara Minangkabau melayani keberangkatan jsmaah haji dari Sumatera Barat dan Bengkulu, dalam 8 kloter dengan 2.883 orang jemaah haji.
Proses keberangkatan jemaah, termasuk keimigrasian dan keamanan dilakukan di asrama haji. Sementara proses pemeriksaan bagasi penumpang, dilakukan di Terminal Kargo Bandara Minangkabau.
Bandara Sultan Iskandar Muda (Aceh)
Bandara Sultan Iskandar Muda melayani keberangkatan 6 kloter, dengan 2.023 orang jemaah haji.
Proses keberangkatan, termasuk keimigrasian dan keamanan dilakukan di asmara haji, untuk kemudian jemaah dengan bus menuju sisi udara bandara.
Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang)
Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II melayani keberangkatan 3.732 orang jemaah haji asal Sumatera Selatan dan Bangka, dalam 9 kloter.
Di asrama haji, jemaah menjalani proses keberangkatan termasuk keimigrasian dan keamanan, lalu naik bus menuju sisi udara. (HES/AY/ rm.id)
















Komentar