oleh

Memasuki Hari Kedua Pedagang Daging Sapi Mogok Berjualan, Pasar Anyar Alami Kerugian

TANGERANG – Memasuki hari kedua mogok berjualan pedagang daging sapi di Tangerang berhenti berjualan hingga lima hari ke depan. Pasalnya mogok tersebut dikonfirmasi oleh Titien Direktur Utama Perusahaan Daerah Kota Tangerang sudah dilakukan sejak kemarin, Senin, 28 Februari 2022.

“Sudah mogok sejak kemarin Senin (28/2/2022) hingga Jumat (4/3/2021),” jelas Titien saat diwawancarai awak media, Selasa (1/3/2022).

Titien Mulyati kembali menyatakan bahwa aksi mogok berjualan tersebut disebabkan lantaran harga yang terlalu tinggi di RPH.

“Dari kemarin melalui mantri pasar kita ngobrol ke tukang daging gitu untuk tidak mogok kasian masyarakat nomor satu. Terus mereka bilang hanya ingin jangan mahal-mahal di RPHnya,” jelasnya.

Meskipun demikian, dilaporkan disejumlah pedagang daging sapi di pasar wilayah Tangerang melakukan aksi mogok jualan. Salah satunya di pasar Anyar.

Kepala Pasar Anyar, Ajun menyampaikan akibat dari adanya mogok jualan para pedagang daging sapi tersebut saat ini pasar Anyar mengalami kerugian. Sejak kemarin kerugian mencapai hampir sekitar 20% dari pendapatan. Sebab dijelaskan bahwa pedagang daging yang paling besar berkontribusi dalam pemasukan pasar.

“Sejak kemarin kami mengalami kerugian hampir 20%, ya 10-15% lah, itu belum sama tukang parkir,” jelasnya saat diwawancarai, Selasa (1/3/2022).

Dengan demikian, Ajun berharap agar demo yang terjadi ini tidak berlangsung lama. Sebab pasalnya, akan berimbas kepada banyak sisi baik masyarakat maupun pasar itu sendiri.

“Saya tidak melarang, kalau bisa ya jangan lama-lama,” pungkasnya.

Adapun keputusan hasil akhir untuk penindakan hal tersebut akan dilakukan rapat koordinasi oleh Badan Pangan, dan seluruh pihak-pihak yang terlibat. (SH)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya