BINTARO-Prodi Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) Bintaro, Kecamatan Pondok Aren membuka pameran virtual perdana. Acara tahunan DKV UPJ bertajuk Dekalcer dengan mengusung tema besar tahun ini Unleash D’Art Beast.
Pameran virtual resmi dibuka pada 28 September lalu. Dekalcer merupakan sebuah rangkaian acara yang berlangsung selama 3 bulan, yang terdiri dari workshop, webinar, IG TV, IG reels, lomba poster SMA, dan mural.
Dekalcer berasal dari dua kata, yaitu DKV (dekave) dan juga kalcer (culture), yang bertujuan untuk membawa pesan baru, namun sambil melestarikan kebudayaan nusantara. DKV UPJ ingin membawa sebuah paradigma dan makna dibalik kata kalcer (culture) dengan mengangkat tema nusantara, namun tetap tidak meninggalkan kesan modern. Hal ini dapat dilihat dari identitas visual Dekalcer yang tahun ini terinspirasi dari kebudayaan Toraja.
Wakil Rektor 1 UPJ, Agustinus Agus Setiawan mengatakan, pameran virtual Dekalcer menghadirkan berbagai karya desain poster yang dilaksanakan dalam 7 Days Design Challenge, terdapat 7 tema yang berbeda, di antaranya adalah manusia di negeri atas, dan sudut pandang. Karya desain yang ditampilkan merupakan hasil kreativitas mahasiswa DKV UPJ yang dibuat dengan berbagai teknik, baik manual ataupun digital.
“Pameran bisa dikunjungi di laman https://www.dekalcer.upj.ac.id/, dalam pameran virtual pengunjung dapat berinteraksi secara bebas, dan berjalan di pameran seperti pameran offline,” ujarnya.
Selain menampilkan karya 7 Days Challenge, pameran virtual juga menampilkan karya pemenang lomba poster tingkat SMA, dan karya tugas akhir dari mahasiswa DKV UPJ. Dimana pengunjung pameran dapat berinteraksi dengan memberikan dukungan kepada karya yang disukai mereka lewat kolom komentar.
“Kita apresiasi bahwa DKV UPJ selalu bisa menampilkan hasil karya mahasiswa dengan baik”, tambah ia.
Kaprodi DKV UPJ, Desi Dwi Kristanto menambahkan, kegiatan ini adalah hasil kerja sama dari seluruh pihak juga dosen, dan bisa menjadi ajang yang potensial untuk menjadi panggung bagi civitas akademika DKV UPJ.
“Dekalcer dapat menjadi ajang untuk menampilkan kreativitas civitas akademika DKV UPJ dan dapat berlangsung secara rutin dan semakin baik dari tahun ke tahun,” tutupnya. (din)
















Komentar