SETU-Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie melantik Asosiasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Indonesia Kota Tangsel di Gedung Serbaguna Puspiptek, Kecamatan Setu, Selasa (30/3).
”Kami terus berupaya mendukung bertumbuhnya para pelaku UMKM. Semoga dengan dilantiknya pengurus Asosiasi UMKM ini, bisa memacu pertumbuhan pelaku baru untuk menggerakkan roda perekonomian Tangsel,” kata Benyamin.
Apalagi, sambungnya, Asosiasi UMKM sudah memiliki koordinator tingkat kelurahan, meskipun baru 75 persen dari total keseluruhan. Dirinya berharap pengurus baru bisa menjadi motor penggerak sebagai pintu kemajuan ekonomi di Tangsel.
”Jumlah penduduk Tangsel saat ini, 1,7 juta jiwa dengan pertumbuhan kepadatan penduduk setiap tahunnya sebesar 3,04 persen. Diprediksi tahun 2030 akan menjadi 3,2 juta jiwa dan 80 persen penduduk usia produktif,” ucapnya.
Kalangan usia produktif tersebut daya beli sebesar Rp 15 juta per kapita. “Ini peluang bagi pelaku UMKM memanfaatkan pasar,” imbuhnya.
Benyamin menambahkan, banyaknya masyarakat usia produktif, bisa dimanfaatkan pelaku UMKM untuk merebut pelanggan dengan mencipatakan produk yang berkualitas sekaligus diminati oleh konsumennya.
”Konsumen kita ada di luar sana, daya belinya melampui rata-rata. Sebelum pandemi Covid-19, pertumbuhan Tangsel itu mencapai 7,2 persen mengalahkan nasional dan Provinsi Banten. Tinggal pelaku UMKM menciptakan pasar, pola penawaran dan cara menawarkan untuk menggaet minat calon pembeli kepada produknya,” terangnya.
Wakil Walikota dua periode ini menegaskan bahwa Tangsel itu tak kehilangan daya beli. Tingal bagaimana membuat produk memikat lidah, mata dan telinga calon pembelinya. Maksudnya, soal lidah, bagaimana rasa yang dicoba konsumen langsung cocok. Begitu pula soal mata, kemasan yang menarik. Terakhir, soal telinga terkait penyebaran informasi tentang produknya dari orang ke orang mengenai kualitasnya.
”Pemkot mendorong perkembangan UMKM. Bukti komitmen itu dengan membangun Gedung 10 lantai dipusat perdagangan Tangsel. Gedung tersebut diperuntukkan untuk pengembangan UMKM melalui kegiatan seminar, pameran produk, pelatihan, bimbingan teknis dan pemasarannya,” tukasnya.(irm)
















Komentar