SERANG-Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) menyatakan, jika perusahaan maju maka perekonomian daerah pun akan tumbuh, begitu juga sebaliknya. Menurut WH, pengusaha adalah salah satu mitra pembangunan Pemprov Banten.
“Kalau perusahaan maju, berarti ekonomi daerah juga maju.” Ungkap WH, saat menyampaikan sambutan dalam acara Forum Dialog Gubernur Banten dengan para Investor dan pelaku usaha di Kawasan Cikande di salah satu hotel di Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Selasa (30/3).
Dirinya mengaku, senang bisa bertemu dengan para pelaku usaha, karena bisa menyerap informasi. Sebab, diketahui bersama di tengah pandemi Covid-19 kondisi perekonomian saat ini mengalami kontraksi.
Ditegaskan gubernur, pertemuan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi, saran, dan masukan dari para pelaku usaha dan investor sehingga Provinsi Banten menjadi wilayah yang aman dan nyaman untuk berinvestasi dan berusaha.
“Ini yang menjadi perhatian, Provinsi Banten sangat nyaman untuk melakukan investasi. Kita bertemu tidak dalam konteks ingin atau minta sesuatu. Semangat saya, antikorupsi,” tegasnya.
Kata dia, terdapat perubahan paradigma di Provinsi Banten. Melalui pendekatan personal dan kelembagaan untuk menyamakan visi untuk Provinsi Banten yang lebih baik.
WH mengungkapkan, sangat penting aspirasi dari para pemangku kepentingan lain dalam membangun Provinsi Banten. Kalau semua pihak jujur dan memiliki mentalitas baik, WH berkeyakinan Provinsi Banten tidak kalah dengan daerah lain.
“Kita menjadi daerah yang mendapat penghargaan dari KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi, red) dalam pencegahan korupsi. Tata kelola keuangan juga semakin baik dengan diraihnya WTP empat kali berturut-turut,” jelasnya.
Ia menyebut, angka kemiskinan Provinsi Banten menjadi terendah nomor dua se-Pulau Jawa atau enam terendah secara nasional. “Ini juga peran pengusaha,” tambahnya.
Ditambahkannya, kepatuhan para pengusaha dan masyarakat dalam membayar pajak turut berkontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) untuk pembangunan Provinsi Banten. “Kontribusi pajak terhadap PAD mencapai 70 persen,” ungkap Gubernur.
Terkait penanganan pandemi Covid-19, Gubernur Banten menyatakan, Provinsi Banten telah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). “Industri boleh beroperasi, tetapi dengan melaksanakan protokol kesehatan yang ketat. Alhamdulillah industri menjalankan dengan baik,” ungkap dia.
Direktur Kawasan Industri Modern Cikande, Pascal Wilson mengungkapkan, dari 3.700 hektare luas lahan Kawasan Industri Modern Cikande, saat ini telah dikembang 1.500 hektare. Sudah masuk 265 perusahaan yang bergerak dari industri baja hingga food beverage dengan jumlah tenaga kerja mencapai 35.000 orang. “Dalam waktu dekat akan dikembangkan fasilitas IPAL (Instalasi Pengolah Air Limbah, red) dan rumah sakit tipe B,” ungkapnya.(rie)
















Komentar