oleh

Hasil Inventarisir Dewan dan BPN, 5.640 Sertifikat Tanah Tak Rampung

SETU-Setelah lebih dari 2 pekan melakukan inventarisir dan penyelesaian sertifikat bidang tanah PTSL terdapat 1.088 bidang telah selesai. Sedangkan, 689 bidang tanah sertifikatnya masih di BPN Kota Tangsel. Secara keseluruhan ada 5.640 sertifikat yang terkatung-katung.

Sebelumnya Komisi I menyebut ada sekitar 5.001 bidang tanah yang belum rampung sertifikatnya. Komisi I lantas melakukan pengecekan dan inventarisir ke kecamatan-kecamatan. Seperti di Kecamatan Pondok Aren dan Pamulang.

Sekretaris Komisi I DPRD Kota Tangsel, Drajat Sumarsono mengatakan, dari data yang telah diselesaikan oleh pihaknya bersama dengan BPN Kota Tangsel, semuanya telah berproses penyelesaian.

“Ada 1.568 sedang dalam proses penyertifikatan, 281 rencana untuk dibatalkan, 99 sudah dibatalkan, dan 1.915 sedang dalam proses pelacakan data lebih lanjut. Untuk yang dibatalkan itu karena ada syarat-syarat yang memang tidak sesuai dengan aturan,” ujarnya.

Dari proses tersebut, Drajat menilai bahwa dengan kerja keras semua pihak dari mulai tingkat kelurahan sampai BPN telah bekerja maksimal, sehingga 50 persen sudah berproses.

“Kami sangat berterimakasih kepada BPN Kota Tangsel yang bekerja keras dan bergerak cepat dalam penyelesaian persoalan PTSL di Kota Tangsel. Kalau melihat progresnya seperti ini, kami optimis sampai akhir tahun ini bisa selesai 70 persen dari 5.640 bidang tanah,” ujarnya.

Drajat juga mengatakan, bahwa dalam proses penyelesaiaan PTSL tersebut juga diharapkan bisa menjadi percontohan bagi daerah lain. Karena persoalan PTSL tidak hanya terjadi di Kota Tangsel.

“Tentu kita harapkan ini bisa menjadi percontohan bagi daerah lain, jika semua pihak bekerja keras dan bekerja sama maka semuanya bisa diselesaikan dengan cepat,” paparnya.

Kepala Kantor BPN Kota Tangsel, Harison Mocodompis mengatakan, bahwa pihaknya terus bekerja keras untuk menyelesaikan persoalan PTSL tersebut.

“Ini karena ada atensi dari DPRD yang terus bersinergi bersama dengan kami untuk menyelesaikan persoalan PTSL di Kota Tangsel. Dan ini membuat kami terus bekerja keras untuk menyelesaikan persoalan PTSL ini, dan target sampai tahun,” pungkasnya. (dra)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya