oleh

Warga Jombang Meraup Rezeki dari Kuburan Khusus Covid-19

CIPUTAT-Sempat diprotes warga sekitar, lahan baru Tempat Pemakaman Umum (TPU) khusus jenazah Covid-19 di Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ternyata mampu meningkatkan ekonomi warga.

Warga Kampung Rawalele memanfaatkan aktivitas yang tak pernah berhenti di TPU tersebut untuk mengais rezeki. Rata-rata mereka membuka lapak dagangan di sekitar kawasan TPU. Yang dijual juga bermacam-macam. Dari mulai menjual perlengkapan ziarah seperti kembang hingga makanan dan minuman.

“Lumayan bisa buat tambahan belanja dapur,” ungkap Maya, pedagang kembang di Gang Damai, Jalan Sumatera, Kampung Rawalele, Kelurahan Jombang, Kamis (29/7).

Maya menjual air mawar per botol seharga Rp 10 ribu. Sedangkan kembang ukuran kecil Rp 20 ribu per kantong, dan Rp 50 ribu kemasan plastik besar. “Kalo lagi rame bisa tiga ratus ribu. Sepi palingan seratus sampai seratus lima puluh ribu dapetnya,” ujar Maya.

Diakuinya, warga sekitar sempat khawatir atas rencana Pemerintah Kota Tangsel membuka lahan TPU Jombang zona dua. “Sekarang mah udah biasa, jadi kita tidak perlu takut lagi dengan adanya isu-isu seperti itu, ” tambahnya.

Hal senada disampaikan Puput, pedagang kopi yang lapaknya bersebelahan dengan lapak Maya. Pembukaan lahan pemakaman jenazah Covid-19 ini menambah nilai ekonomi bagi keluarga Puput.

Salah satu ustadz yang bertugas untuk membantu doa saat pemakaman Covid-19 yakni, Ustadz Muhammad Amin mengatakan, walau masih adanya pandangan negatif terkait TPU Jombang khusus Covid-19, tapi hal tersebut bisa diatasi dengan melakukan 5 M yang sesuai anjuran pemerintah.

“Tidak seseram apa yang orang lain nilai dari TPU Jombang, kami mematuhi protokol kesehatan, dengan itu Alhamdulillah tidak adanya warga yang terkena Covid-19,” ungkap Ustadz Amin.

Lanjutnya, malah warga mendapatkan berkah dari adanya TPU di lingkungannya. “Ya mampu meningkatkan ekonomi seperti, warga banyak berjualan makanan dan kembang, penyediaan tempat parkiran dan petugas pemakaman,” pungkasnya.(dra)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya