TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk dapat memfasilitasi sholat Id menggunakan lapangan sekolah baik SD maupun SMP, selain masjid-masjid setempat. Hal itu dimaksudkan sebagai upaya untuk mengurangi kerumunan saat pelaksanaan sholat Idul Fitri 1443 H.
Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah menyampaikan bahwa sejumlah persiapan Pemkot Tangerang untuk pelaksanaan sholat Idul Fitri telah dilakukan. Salah satunya yaitu melakukan koordinasi dengan pengurus wilayah setempat untuk bisa mengurangi kerumunan saat pelaksanaan sholat Id.
Untuk itu, dirinya menyampaikan agar selain menggunakan musholah atau masjid. Masyarakat juga diperbolehkan untuk melakukan sholat Id di lapangan-lapangan sekolah di wilayah tersebut.
“Kalau masalah persiapan sholat Id, Pemkot dari kemarin kita sudah menginstruksikan kepada Camat, Lurah. Jadi kita menambah kapasitas untuk mengurangi kerumunan, selain di Masjid dan Musholah, mungkin ada masyarakat di lapangan, dan semua SD, SMP kalau masyarakat mau pake lapangannya silakan ya,” tutur Arief, Sabtu, (30/4/2022).
“Kemarin sudah kita fasilitasi dengan Dinas Pendidikan, mudah-mudahan ini bisa mengurangi kerumunan,” sambungnya.
Selain upaya Pemkot untuk mengatasi kerumunan saat pelaksanaan Sholat Id. Arief juga berpesan kepada masyarakat Kota Tangerang agar selama pelaksanaan sholat Id nanti untuk membawa dan menggunakan peralatan sholat masing-masing dari rumah.
Meskipun sebelumnya telah dilayangkan keputusan dari MUI Pusat Kep-28/DP-MUI/III2022 tentang memperbolehkan jama’ah untuk merapatkan barisan shalat. Namun, Wali Kota dua periode tersebut beri arahan untuk tetap menjaga situasi meski sudah dilonggarkan.
Hal tersebut sebab saat ini pandemi belum sepenuhnya selesai. Serta untuk dapat menjaga kesehatan dan menghindari resiko penularan akibat kerumunan karena pandemi masih ada.
“Sekarang sudah banyak diberi kelonggaran sudah ada fatwa MUI, sholat tidak perlu berjarak tapi saya titip pesan yang satu wajib adalah tetap bermasker dan bawa perlengkapan sholat Id sendiri untuk menghindari (penularan) karena pandemi masih ada,” pungkasnya. (SH)
















Komentar