BINTARO-Bagaimana strategi pemasaran perusahaan saat pandemi? Jawabannya ada di webinar Rumah Sakit (RS) Premier Bintaro, Sabtu (27/3) lalu. Diskusi virtual ini membedah kiat-kiat pemasaran.
Bertopik ‘Marketing Strategy During Pandemic: How High Can We Fly’, acara ini terselenggara atas kerjasama RS Premier Bintaro dengan IKAMARS, Citilink, Admedika, ARSADA (Asosiasi Rumah Sakit Daerah Seluruh Indonesia), dan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.
“Peserta berjumlah kurang lebih 500 orang dari mulai unsur dokter, tenaga kesehatan dari Sabang sampai Merauke,” jelas M.M. Pringgondani, ST, MSi, Marketing Manager RS Premier Bintaro.
CEO RS Premier Bintaro, Dr. Martha M.L. Siahaan, MARS MHKes mengatakan, tujuan acara ini adalah bagaimana perusahaan dapat berjuang untuk bertahan melalui pandemi ini. “Bagaimana kita dapat beradaptasi dan kreatif untuk bisa switch keadaan yang krisis menjadi sebuah oppurtunity yang dapat menerbangkan perusahaan yang kita kawal untuk ikut meningkatkan perekonomian negara,” terangnya.
Webinar kali ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya yaitu, Ir. Heriyanto, MMS (VP Corporate Strategy Citilink Indonesia), Dwi Sulistiani, S.T,.M.M (Marketing & Business Director AdMedika), Dr. R. Heru Ariyadi, MPH (Ketua Asosiasi Rumah Sakit Daerah/ARSADA) Pusat, Dr. Verry Adrian Ariyadi, M.Epid (Kepala Seksi Data Informasi dan Hubungan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta), dan M.M. Pringgodani, ST, MSi (Marketing Manager RS Premier Bintaro).
Pemilihan narasumber juga sudah berdasarkan beberapa kriteria. Citilink di tengah pandemi ini terus dapat bertahan dan mendapatkan penghargaan. AdMedika merupakan partner penjamin kesehatan yang telah bekerjasama dengan RS Premier Bintaro. Lalu ARSADA merupakan Assosiasi Rumah Sakit Daerah sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di daerah-daerah.
Sedangkan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta karena Jakarta adalah pusat pemerintahan menjadi center of informasi, serta RS Premier Bintaro untuk berbagi pengalaman bagaimana berjuang menghalau pandemi ini.
Menurut Dwi Sulistiani, S.T,. M.M, Marketing & Business Director AdMedika, dengan adanya Pandemi Covid-19 ini mengharuskan beradaptasi dengan hal-hal baru seperti menerapkan protokol kesehatan, penggantian dari dokumen fisik menjadi soft copy, menerapkan WFH/WFO, pengaturan traffic pelayanan, dan lain-lain. Hal-hal baru ini diterapkan secara berkelanjutan yang akhirnya menjadi Continue Business Plan.
Dr. R. Heru Ariyadi, MPH, Ketua ARSADA Pusat mengatakan, bahwa strategi marketing pada masa Pandemi Covid-19 antara lain adalah mengubah ancaman menjadi peluang dan mengubah kelemahan menjadi kekuatan.
“Yang dilakukan oleh Citilink dalam menghadapi pandemi Covid-19 yaitu mengurangi cost, memaksimalkan utilisasi alat produksi, meningkatkan layanan coargo, dan tentunya menerapkan protokol kesehatan baik di internal maupun untuk eksternal,” papar Ir. Heriyanto, MMS VP Corporate Strategy Citilink Indonesia.(rls)
















Komentar