SERPONG, Lonjakan kasus Covid-19 di wilayah Tangsel semakin melonjak. Dinas Kesehatan mencatat ada penambahan sebanyak 662 kasus harian baru per Jumat (28/1/2022) ini.
Data tersebut terangkum dalam situs resmi milik Pemkot Tangsel, https://lawancovid19.tangerangselatankota.go.id/
Penambahan sebanyak 662 kasus harian ini, menjadi lonjakan tertinggi di wilayah Tangsel selama periode 2022.
Sehari sebelumnya, angka penularan juga terlampau tinggi. Ditemukan sebanyak 546 kasus harian penularan Covid-19 baru.
Lonjakan kasus tersebut, turut diikuti dengan adanya penambahan jumlah pasien. Saat ini, terdapat sebanyak 2.807 orang yang tengah menjalani perawatan. Sedangkan 47 orang lainnya, dinyatakan sembuh per hari ini.
Ribuan masyarakat yang kini masih terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut, menjalani perawatan di berbagai fasilitas kesehatan. Mulai di rumah sakit, Rumah Lawan Covid-19 Kota Tangsel, ataupun menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.
Atas adanya penambahan kasus itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan Allin Hendalin Mahdaniar kembali mengingatkan agar masyarakat dapat lebih meningkatan kepatuhannya menetapkan protokol kesehatan.
“Kemudian harus saling menjaga, kesadaran kolektifnya ditingkatkan lagi. Sehingga pemutusan rantai penularan ini bisa juga cepat. Kemudian mobilitas juga harus dibatasi, interaksi batasi,” imbau Allin.
Selain itu, ia juga terus berusaha untuk melakukan prinsip penelusuran kasus atau tracing, serta testing dan treatment.
Hal itu dilakukan guna mencegah meluasnya wilayah penyebaran Covid-19 di wilayahnya.
“Namun otomatis akan ada banyak kasus yang terdeteksi. Itu konsekuensinya. Karena kita terus melakukan testing dan tracing,” kata Allin.
Penelusuran kasus itu, kata Allin, targetnya kini telah ditingkatkan.
“Testing rata-rata saat ini kita ada di angka 1.500 sampai 2.000 sampel per harinya,” tandasnya. (RMN)













Udah begini, koq sekolah jalan terusss, apalagi di SDN tuh, wah parah tangsel