CIPUTAT- Ratusan kafilah yang menjadi kontingen asal Kota Tangerang Selatan kembali membuktikan prestasinya dengan berhasil menjuarai kejuaraan MTQ tingkat Provinsi Banten untuk ketujuh kalinya secara berturut-turut.
Atas prestasinya itu, Pemerintah Kota Tangerang Selatan langsung menggelontorkan hadiah bagi para peserta yang telah berjuang dan berhasil mengharumkan nama kota termuda se-Provinsi Banten ini.
Hadiah senilai jutaan rupiah tersebut pun langsung diserahkan Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, secara simbolis di Puspemkot Tangsel, Selasa, (29/12/2021).

”Bonus yang diberikan terhadap masing-masing peserta sebesar Rp5.000.000,” ujar Benyamin usai menyerahkan penghargaan tersebut.
Pemberian uang pembinaan tersebut, kata Benyamin, merupakan bentuk apresiasi yang diberikan pemerintah kepada seluruh peserta.
Sebab, dengan kerja kerasnya nama Tangsel kembali harum di tanah Banten selama tujuh kali berturut-turut. Hal itu tentu merupakan capaian yang fantastis bagi kota madya termuda se-Banten ini.
“Tangsel satu-satunya kota yang bisa meraih seperti itu se-Indonesia, atau bahkan bisa saja sedunia. Ini merupakan sistem yang baik, generasi berjalan lancar. Ini bisa menjadi contoh bagi yang lain, seperti ibu-ibu PKK atau Koni dan lainnya. Karena proses pelatihan yang dilakukan LPTQ sudah membuktikan bahwa sangat sukses,” ungkapnya.
Sementara Ketua Umum LPTQ sekaligus Sekretaris Daerah Kota Tangsel, Bambang Noertjahjo menjelaskan bahwa dia memberikan apresiasinya kepada kontingen yang sudah membuat Kota Tangsel meraih juara selama tujuh kali berturut-turut ini.
Dia meyakini bahwa adanya fakta jika Tangsel kembali meraih juara membuat daerah lain berupaya untuk meningkatkan kualitasnya.
“Sehingga MTQ pada periode selanjutnya tentu akan lebih menantang dan lebih sulit,” ujar Bambang.
Namun dia juga memastikan bahwa kualitas kontingen akan meningkat. Sehingga pada MTQ selanjutnya, mereka bisa tetap meraih juara. Meneruskan estafet kejuaraan yang saat ini diraih. Lalu sukses membawa nama Banten ke tingkat selanjutnya. (RMN)
















Komentar