oleh

Begini Akhir Kisah Bayi Silver Yang Mangkal di SPBU Parakan

SETU-Bayi silver bernisial MFA dan ibunya bernama Nisa telah diserahkan ke Balai Rehabilitasi di Cipayung, Jakarta Timur. Jika kedapatan kembali lagi dan diajak mengemis di wilayah Kota Tangsel, maka petugas akan langsung menindak dengan sanksi tegas.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangsel, Wahyunoto Lukman menjelaskan, bayi silver yang viral sudah diserahkan ke Balai Rehabilitasi Sosial Melati Ibu dan Anak, Cipayung, Jakarta Timur. Karena yang bersangkutan bukan warga Tangsel. Dan mengaku sebagai warga DKI Jakarta.

“Sudah kita serahkan dan dijemput di Balai Rehabilitasi yang berlokasi di Cipayung, Jakarta Timur. Kenapa kita serahkan karena yang bersangkutan bukan warga Kota Tangsel. Kemudian mengaku warga DKI Jakarta, tapi tidak membawa KTP,” jelas ia.

Lanjut ia, orangtua bersama bayi diketahui tinggal di Parakan, Pamulang. “Dan yang bersangkutan di Parakan ngontrak baru 3 bulan. Mereka memang seperti itu berpindah-pindah. Mereka dari daerah tertentu,” beber ia.

Wahyunoto menegaskan, jika mereka kembali lagi setelah diserahkan ke Balai Rehabilitasi, tentu akan ada sanksi tegas. “Kami tidak bosan-bosannya memberikan pembinaan dan pencerahan mental supaya tidak mengemis,” paparnya.

Bayi silver itu sempat viral, karena dibawa tetangganya yang juga manusia silver untuk meminta belas kasihan warga di SPBU Parakan, Pamulang. Satpol PP Kota Tangsel lantas mengamankan bayi berusia 10 bulan itu bersama manusia silver lainnya.

Kasus itu berawal saat MFA dititipkan orang tuanya bernama Nisa (21) kepada tetangganya berinisial E dan B. “Oleh E dan B (pasangan suami istri) bayi 10 bulan itu dicat silver untuk sama-sama diajak mengemis,” ujar Muksin Al Fachry, Kepala Seksi Penyidikan dan Penindakan Satpol PP Kota Tangsel.

Menurut keterangan, bayi MFA kerap dititipkan kepada tetangganya setiap hari ketika Nisa bekerja. Selain itu, Nisa juga selalu membekali sang bayi uang Rp 20 ribu untuk keperluan popok dan susu.

“Ibu Nisa ini juga bekerja sebagai pengemis. Tapi pengakuannya tidak mengetahui kalau anaknya itu dijadikan manusia silver juga. Ini kita akan dalami lagi,” tambah ia.(din)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya